Selasa, 14 April 2026

Mola-mola Raksasa Ini Dikira Ikan Palsu, Ditemukan Terdampar di Pantai yang Sepi

Dua nelayan mendapat kejutan ketika menemukan sebuah ikan mola besar yang terdampar di pantai yang sepi.

Editor: Amirullah
Facebook Linette Grzelak
Linette Grzelak memposting gambar ikan ke Facebook 

SERAMBINEWS.COM - Dua nelayan mendapat kejutan ketika menemukan sebuah ikan mola besar yang terdampar di pantai yang sepi.

Mereka menemukan makhluk besar itu sekitar 25 kilometer di timur mulut Sungai Murray, tempat memancing dan liburan yang populer di Australia Selatan.

Panjang mola diperkirakan sekitar 2,5 meter dan beratnya beberapa ratus kilogram.

dailymail.co.uk

Baca: Bos Ducati Angkat Bicara Terkait Gugatan Atas Kemenangan Dovizioso di MotoGP Qatar

Baca: Sosok Muhammad Aldi yang Gugur Ditembak KKB Papua, Anak Buruh Pelabuhan dari Nunukan

Baca: Google Perkenalkan Stadia, Layanan “Game Streaming” Seperti di Youtube

Linette Grzelak memposting gambar ikan ke Facebook setelah rekannya, yang sedang memancing kerang, kembali ke rumah.

"Seekor mola yang ditemukan temanku di tepi pantai ini aku pikir ikan palsu," katanya.

Sunfish dapat tumbuh hingga 3 meter panjangnya, tinggi 4,2 meter dan berat hingga 2,5 ton dianggap membuatnya rentan di alam liar.

dailymail.co.uk

dailymail.co.uk

Ikan mola biasanya ditemukan di perairan tropis di seluruh dunia dan sering dikira hiu karena bentuk sirip mereka.

Ikan mola dianggap sebagai hidangan lezat di beberapa bagian Asia termasuk Jepang, Korea dan Taiwan.

Manajer pengumpulan ikan Ralph Foster, dari Museum Australia Selatan, menjelaskan mengapa begitu banyak mola-mola yang terdampar di pantai.

flickr

Baca: Mahfud MD Beberkan Surat ke Jokowi soal Banyaknya Kasus Pidana yang Mangkrak, Begin Reaksi Fadli Zon

Baca: Video 3 Anggota TNI Cuci Uang Viral di Facebook, Ini Alasan Mereka Melakukannya

Baca: Survei Litbang Kompas - Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Naik dan Jokowi-Maruf Turun, Ini Penyebabnya

"Salah satu bahaya mereka terdampar adalah ditabrak oleh kapal besar di laut," katanya.

"Mereka sering makan kantong plastik karena mereka pikir itu adalah ikan jeli yang bisa membunuh mereka."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved