Jokowi Klaim MRT Hasil Putusannya dengan Ahok, Rizal Ramli: Berlebihan, Pola Pikir Kerdil dan Cupet

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait proyek MRT.

Editor: Faisal Zamzami
Kolase Tribun Jabar/Tribunnews
Rizal Ramli dan Jokowi 

Melalui cuitannya, Jumat (22/3/2019), Said Didu menyindir Jokowi karena telah membuat klaim MRT merupakan proyeknya.

"Hahaha diklaiam lagi.

Ini pekerjaan lintas pemerintahan.

Lama2 candi borobudur juga diklaim.

Kata pak @RamliRizal "over-claimed"," tulis Said.

Diberitakan sebelumnya, warga Jakarta berkesempatan untuk menjajal moda transportasi baru, MRT, pada 12-23 Maret 2019.

Dikutip dari Kompas.com, mereka hanya diharuskan untuk mendaftar di laman www.ayocobamrtj.com untuk mendapatkan tiket tanpa dipungut biaya.

Pada Kamis (21/3/2019) sore, Presiden Jokowi juga sudah menjajal langsung MRT ditemani sejumlah pejabat.

Jokowi sempat menyebut, keputusan untuk menghadirkan MRT Jakarta merupakan keputusan politiknya saat menjabat gubernur DKI bersama Ahok/BTP, yang kala itu wakil gubernur.

"Itu pun putusan politiknya, kita putuskan saat saya jadi Gubernur saat itu dengan Pak Ahok," kata Jokowi, dikutip dari Kompas.com.

Jokowi meminta para pengusaha yang hadir dalam acara itu segera menjajal MRT yang saat ini masih dalam tahap ujicoba.

Ia juga mengatakan, pembangunan MRT di Jakarta sebenarnya sudah terlambat.

Proyek itu menurut dia sudah diajukan sejak 30 tahun silam, tapi selalu ditolak oleh gubernur-gubernur sebelumnya.

Alasannya karena tak membawa keuntungan.

Namun, Jokowi mengaku ia tidak melihat untung dan rugi saat memutuskan untuk membangun MRT.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved