Ismail Rasyid, Pengusaha Kelahiran Aceh Utara Berinvestasi di Timur Indonesia

Pengusaha nasional kelahiran Aceh Utara, Ismail Rasyid, menjadi salah seorang investor bagi pengembangan kawasan timur Indonesia,

Ismail Rasyid, Pengusaha Kelahiran Aceh Utara Berinvestasi di Timur Indonesia
For Serambinews.com
Pengusaha nasional kelahiran Aceh Utara, Ismail Rasyid saat bertemu Presiden Jokowi. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Pengusaha nasional kelahiran Aceh Utara, Ismail Rasyid, menjadi salah seorang investor bagi pengembangan kawasan timur Indonesia, meliputi pembangunan Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.

Di Ternate Maluku Utara, Ismail Rasyid inves di bidang transportasi & logistik dan mendirikan PT. Nusa Halmahera Mineral.

Investasi lainnya di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Utara (Kaltara) , Timika serta juga aktivitas logistik di Pulau Wetar (Maluku Barat Daya).

"Sekarang juga terbuka peluang dan dalam evaluasi untuk kerja sama dgn Pemda Sorong dalam rangka Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus yg ada di Sorong, Papua ," kata Ismail Rasyid dari Sydney Australia, Jumat (22/3/2019).

Baca: Pengusaha Aceh Harus Go Digital

Baca: Tarif Kargo Pesawat Naik 3 Kali Lipat, Pengusaha di Aceh Stop Ekspor Tuna ke Jepang dan PHK Pekerja

Baca: Dikenal Sebagai Pengusaha Kaya, Berikut 6 Daftar Perusahaan Prabowo di Aceh dan Kalimantan Timur

Ismail Rasyid bersama-sama sejumlah pengusaha Indonesia berada di Australia mengikuti pertemuan bisnis yang difasilitasi Kedutaan Besar RI di Sydney.

Ismail Rasyid mengatakan, dirinya melalui bendera perusahaan Trans Continent, sejak 2006 telah melakukan aktivitas dan investasi di bagian tengah dan timur Indonesia.

Tokoh Aceh yang juga Ketua Taman Iskandar Muda Jakarta, Surya Darma, juga hadir di Australia dan menjadi pembicara dalam salah satu sesi tentang " Energi Terbarukan (Renewal Energy).

"Saya sendiri hadir sebagai pebisnis dan calon investor untuk 'prospect region' tertentu yng sesuai dengan bidang saya yaitu tansportasi dan logistik," ujar Ismail Rasyid yang kini juga memimpin Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unsyiah Jakarta. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved