Balai Benih Ikan Lukup Badak Kembangkan Ikan Lemeduk
Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak, Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, melakukan pengembangan ikan lemeduk (Barbonymus Schwanenfeldii).
Penulis: Mahyadi | Editor: Yusmadi
Laporan Mahyadi | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak, Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, melakukan pengembangan ikan lemeduk (Barbonymus Schwanenfeldii).
Ikan jenis ini, biasanya hidup di aliran-aliran sungai yang berada di kawasan pedalaman dan sering menjadi salah satu ikan buruan para pemancing dan penangkap ikan
Ikan lemeduk, hampir menyerupai ikan bawal air tawar ( Colossoma macropomum) dan hidup bersamaan dengan ikan pedih.
Namun ikan jenis ini, jarang dijumpai dijual di pasar karena habitatnya di sungai sungai pedalaman Aceh.
“Setelah kita lakukan evaluasi, ikan lemeduk berpotensi untuk dikembangkan,” kata Kepala BBI Lukup Badak, Iwan Hasri kepada Serambinews.com, Selasa (26/3/2019).
Baca: Balai Benih Ikan Subulussalam tak Lagi Berfungsi, Miliaran Rupiah Anggaran Terkuras Sia-sia
Baca: Poktan Masa Ate Juara Lomba Inovasi Perbenihan
Baca: Dinas Perikanan Aceh Singkil Tebar Ribuan Benih Ikan Kakap di Pulau Banyak
Menurut Iwan Hasri, pemijahan terhadap ikan lemeduk sudah berhasil dilakukan oleh pihak BBI Lukup Badak.
Untuk saat ini, sedang diupayakan pemijahan secara massal sehingga nantinya bisa langsung ditebar dan dikembangangkan sebagai salah satu komoditas budidaya air tawar.
“Pertumbuhan ikan ini sangat cepat. Telurnya banyak dan reproduksinya relatuf mudah” jelasnya.
Dia menambahkan, target pengambangan ikan lemeduk akan difokuskan ke beberapa daerah di Aceh Tengah, khususnya untuk pemberdayaan masyarakat pedalaman.
“Tentu, ikan jenis ini, juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, bila bisa dikembangkan dengan baik. Bahkan ukuran ini, bisa mencapai 2 kilogram per ekor,” tambahnya.
Sebelumnya, BBI Lukup Badak, juga telah berhasil mengembangkan ikan endemik Danau Lut Tawar yaitu ikan depik (Rasbora tawarensis).
Ikan depik, merupakan salah satu habitat ikan yang ada di Danau Lut Tawar.
Awalnya, banyak kalangan yang pesimis ikan jenis ini, bisa dikembangkan secara teknologi.
Namun hasil kerja keras pihak BBI Lukup Badak, akhirnya ika depik bisa dikembangkan.
Bahkan belasan ribu benih ikan depik sudah ditebar ke dalam Danau Lut Tawar, untuk menjada kelestarian ikan tersebut.
“Memang, setiap tahun kita terus memijah serta mengembangkan beragam jenis ikan air tawar. Gunanya untuk menjaga kelestarian ikan-ikan itu,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/benih-ikan2.jpg)