Era Smartphone Murah Terancam, Harga Komponen Naik & Rantai Pasok Terganggu
Industri smartphone global sedang memasuki fase perubahan besar akibat lonjakan harga chip memori karena booming AI dan tekanan geopolitik.
Ringkasan Berita:
- Permintaan tinggi AI mendorong produsen seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mengalihkan produksi memori, menyebabkan harga DRAM dan NAND melonjak tajam.
- Produsen smartphone seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo tertekan karena model bisnis harga murah dengan margin tipis semakin sulit dipertahankan.
- Gangguan rantai pasok global dan konflik geopolitik membuat pemain kecil seperti Meizu mulai tumbang, menandai perubahan struktur industri smartphone.
SERAMBINEWS.COM - Industri smartphone global sedang memasuki fase perubahan besar akibat lonjakan harga chip memori karena booming AI dan tekanan geopolitik.
Kondisi ini membuat ponsel murah semakin sulit diproduksi dengan harga rendah, sehingga berpotensi mengakhiri dominasi smartphone terjangkau di pasar global.
Era smartphone murah buatan China yang selama lebih dari satu dekade mendominasi pasar global kini menghadapi tekanan besar.
Lonjakan harga chip memori akibat booming kecerdasan buatan (AI), ditambah ketegangan geopolitik yang memecah rantai pasok semikonduktor, membuat model bisnis ponsel murah semakin sulit dipertahankan.
Jika tren ini berlanjut, industri smartphone global bisa memasuki fase baru di mana ponsel murah tidak lagi semurah dulu, bahkan berpotensi semakin jarang ditemukan.
Tanda-tanda perubahan ini mulai terlihat di ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona awal Maret lalu.
Baca juga: Full Booking, Pelabuhan Ulee Lheue Tambah Trip Keberangkatan Kapal ke Sabang hingga Malam
Sejumlah produsen smartphone memamerkan perangkat terbaru mereka, tetapi beberapa di antaranya belum dapat memastikan harga final saat peluncuran.
Padahal biasanya harga sudah ditentukan jauh sebelum perangkat diperkenalkan ke publik.
Salah satu contohnya adalah Xiaomi yang mengumumkan ponsel seri terbarunya dengan harga 999 euro di panggung acara.
Namun analis industri memperkirakan harga ritel sebenarnya bisa berubah ketika ponsel tersebut benar-benar dijual di pasar.
Situasi ini terjadi karena biaya komponen utama ponsel, terutama chip memori, sedang berubah sangat cepat.
AI Salah satu penyebab utama perubahan tersebut adalah meningkatnya permintaan chip memori untuk pusat data AI.
Baca juga: Godaan Opor dan Rendang Saat Lebaran Sulit Ditolak, Begini Cara Aman Agar Kolesterol Tak Naik
Server AI membutuhkan jenis memori berkecepatan tinggi yang disebut high-bandwidth memory (HBM).
Memori ini biasanya digunakan bersama GPU AI seperti yang diproduksi oleh Nvidia.
Karena permintaan AI melonjak tajam, produsen memori dunia seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology mulai mengalihkan sebagian besar kapasitas produksi mereka dari memori konvensional ke memori untuk server AI.
| Satgas PRR Aceh Minta Pemda Respons Serius Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG |
|
|---|
| Udara Kabur di Lima Kecamatan Aceh Singkil |
|
|---|
| Cuaca Minggu 12 April 2026, Hujan Ringan Guyur Empat Kecamatan di Kota Subulussalam |
|
|---|
| Pagi Ini, Pencarian Korban Hilang di Perairan Sabang Dilanjutkan, Tim Temukan Senjata Api |
|
|---|
| Pengemudi Mengantuk, 3 Kendaraan Tabrak Beruntun di Jalan Sultan Iskandar Muda Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SMARTPHONE-MURAH1.jpg)