Haba Dinkes Aceh

Dinkes Aceh Gelar Baksos di Pedalaman Aceh Tengah, Datangkan Dokter Spesialis dan Salurkan Bantuan

Dinas Kesehatan Aceh melaksanakan bakti sosial di pedalaman Aceh Tengah, tepatnya di Pustu Jamat, Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge, 30-31 Maret 2019.

Dinkes Aceh Gelar Baksos di Pedalaman Aceh Tengah, Datangkan Dokter Spesialis dan Salurkan Bantuan
DOK DINKES ACEH
Plt Gubernur Aceh menyerahkan paket 'hygiene kit' kepada para lansia saat meninjau posko kesehatan pada kegiatan bakti sosial Dinkes Aceh di Pustu Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Minggu (31/4/2019). 

Selain kegiatan pengobatan di atas, Dinas kesehatan Aceh juga membuka pojok edukasi untuk ibu dan anak.

Kegiatan di pojok edukasi ini antara lain edukasi isi piringku, edukasi pola asuh yang baik, dan edukasi pentingnya pemberian ASI Ekslusif dan pemberian ASI sampai usia 2 tahun.

Pojok edukasi ini sasarannya adalah Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Ibu Balita dan anak-anak. Selain itu juga adalah demo Cuci Tangan yang benar, yaitu mempraktekkkan 7 langkah cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun, dan edukasi kesehatan lingkungan dan sanitasi. 

Kepada kaum ibu yang hadir dilokasi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif mengharapkan agar anak-anaknya tetap diimunisasi dan kepada ibu hamil untuk selalu memeriksakan kesehatannya kepada tenaga kesehatan terdekat, baik kepada bidan desa atau bisa juga ke puskesmas atau minimal ke Pustu Jamat yang ada didesa tersebut.

"Tolong anak-anak jangan lupa diimunisasi,  ibu hamil juga tolong diperiksakan kehamilannya. Minimal 4 kali selama periode kehamilan. Jika melahirkan harus difasilitas kesehatan dan wajib ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih," harap dr Hanif.

Dr Hanif juga mengharapkan kepada ibu-ibu yang mempunyai bayi,  agar tetap memberikan ASI secara ekslusif kepada anak-anaknya.

"Tetap berikan ASI secara ekslusif kepada bayi sampai dengan usia 6 bulan. Kebutuhan gizi pada bayi sampai dengan 6 bulan sudah cukup dari asupan ASI saja, tidak perlu ada tambahan makanan yang lain lagi. ASI saja sudah cukup. Ibunyalah yang harus makan makanan yang cukup dan bergizi, agar produksi ASI cukup untuk bayinya", tambah dr Hanif. 

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Aceh, drg Efi Syafrida yang mendampingi Kadinkes Aceh merincikan, selama 2 hari pojok edukasi ibu dan anak ini telah  melayani sebanyak 100 orang.

"Alhamdulillah sudah ada 100 orang yang bisa terlayani di layanann pojok edukasi ibu dan anak ini. Rinciannya Ibu Hamil sebanyak 15 orang. Kepada ibu hamil ini selain mendapat edukasi yang tadi disebutkan kepada mereka juga mendapat bingkisan berupa paket yang isinya  kain sarung, isi piringku, personal Hygiene kit (Handuk, sikat gigi dan odol), Buku KIA, dan juga Leaflet Stunting," sebut drg Efi.

"Selebihnya juga ada sebanyak 85 balita dan ibunya yang sudah berhasil diedukasi untuk hidup sehat, dan kepada balita dan ibunya ini mereka juga diberikan berupa  Biskuit (snack pagi), Hygiene kit, sikat gigi khusus anak, Buku KIA, dan Leaflet stunting," kata Efi lagi.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved