PTUN Jakarta Tolak Gugatan Walhi yang Meminta Izin PT EMM di Aceh Dibatalkan

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menolak gugatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang meminta pembatalan izin kepada PT EMM.

PTUN Jakarta Tolak Gugatan Walhi yang Meminta Izin PT EMM di Aceh Dibatalkan
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Direktur Walhi Aceh Muhammad Nur seusai mengikuti sidang pembacaan putusan majelis hakim di PTUN Jakarta, Kamis (11/4/2019). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menolak gugatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) yang meminta pembatalan izin kepada PT Emas Mineral Murni atau PT EMM untuk beroperasi di Aceh.

PTUN menolak gugatan Walhi terhadap Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor: 66/I/IUP/PMA/2017 tentang Persetujuan Penyesuaian dan Peningkatan Tahap Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Mineral Logam dalam Rangka Penanaman Modal Asing untuk Komoditas Emas kepada PT Emas Mineral Murni.

SK tersebut tertanggal 19 Desember 2017.

Putusan majelis hakim Tata Usaha Negara itu disampaikan dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan di PTUN, Jakarta, Kamis (11/4/2019) siang.

Majelis hakim menyatakan, tidak berwenang mengadili perkara tersebut.

Walhi melalui kuasa hukumnya, Judianto Simanjuntak mengugat SK Kepala BKPM Nomor: 66/I/IUP/PMA/2017 tersebut.

Dalam petitum, Walhi minta majelis hakim menyatakan SK Kepala BKPM tersebut dibatalkan dan tidak sah, dan minta agar dicabut.

Direktur Walhi Aceh, Muhammad Nur yang hadir menyaksikan jalannya persidangan pembacaan putusan, mengatakan putusan tersebut menjadi catatan dan melukai rasa keadilan masyarakat, ketika korporasi dibiarkan melanggar hukum, merusak lingkungan, dan mengorbankan hak-hak masyarakat.

Muhammad Nur mengatakan, dalam perkara lingkungan tidak bisa berharap banyak kepada Pengadilan Tata Usaha Negara.

Halaman
12
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved