Insiden di Pos TNI AL Pusong Lhokseumawe, Ini Penjelasan Kapolres, Dandim, Danlanal, dan Keuchik

Beberapa saat setelah kejadian, beredar dua video pendek yang memperlihatkan peristiwa pengepungan dan kebakaran di Pos TNI AL Pusong.

Insiden di Pos TNI AL Pusong Lhokseumawe, Ini Penjelasan Kapolres, Dandim, Danlanal, dan Keuchik
Capture video
Capture dua video beredar di Whatsapp yang merekam insiden di Pos Marinir Pusong, Lhokseumawe, Rabu (17/4/2019) malam. 

Tadi malam, para pihak terkait di Lhokseumawe telah duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan itu secara damai.

Baca: Kisah Pemilu 2014: Caleg Gagal Ingin Jual Ginjal Demi Bayar Utang Kampanye Sebesar Rp420 juta

Baca: Dianggap Ajarkan Kekerasan, Parlemen Irak Sepakat Larang PUBG

Kronologis

Informasi dihimpun Serambinews.com, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (L) M Syamsul Rizal, Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Agung Sukoco, dan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan telah duduk bersama dengan aparat desa Pusong Lama di Makodim setempat.

Dalam pertemuan itu disepakati insiden ini diselesaikan secara damai.

Warga yang terluka akan diobati dan Pos TNI AL rusak akan diperbaiki secara gotong royong.

Informasi dihimpun Serambinews.com, insiden ini berawal pada Rabu sore, ketika seorang anak warga desa itu bermain dengan memanjat tower di Pos TNI AL tersebut.

Aksi anak ini dicegah oleh seorang personil TNI yang bertugas di pos itu.

Menurut informasi warga, aparat TNI AL itu sempat mengasari si anak tersebut.

Dari foto yang beredar terlihat anak itu mengalami memar di bagian keningnya.

Pada malamnya, masyarakat yang diliputi emosi mendatangi Pos Marinir dan pos tersebut. 

Halaman
1234
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved