Emosional Disebut Radikal, Mahfud MD: Saya Juga Garis Keras dan Itu Bagus, Tapi Tidak Radikal
Pernyataan Mahfud MD yang membuat heboh yakni menyebut beberapa provinsi yang jadi lokasi kemenangan Prabowo-Sandi sebagai daerah garis keras.
SERAMBINEWS.COM -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengklarifikasi pernyataannya soal istilah 'garis keras' yang ramai dibicarakan di media sosial.
Pernyataan Mahfud MD yang membuat heboh yakni menyebut beberapa provinsi yang jadi lokasi kemenangan Prabowo-Sandi sebagai daerah garis keras.
Atas pernyataannya itu, Mahfud MD dituntut untuk meminta maaf kepada beberapa daerah yang ia sebut garis keras tersebut.
Mahfud MD pun membuat klarifikasi soal tututan permintaan maaf tersebut, dan menjelaskan soal garis keras yang ia maksud.
Ia menjelaskan, daerah yang ia sebut sebagai garis keras itu yakni tempat yang dulunya jadi tempat panas dalam keagamaan.
"Daerah yang dulunya garis keras untuk agama, untuk itu mereka harus dirangkul dalam rangka bersatu, agar tidak terjadi pembelahan berdasar agama," jelas Mahfud MD dilansir dalam tayangan Kabar Petang di Youtube TV One, Senin (29/4/2019).
Namun, Mahfud MD menegaskan kalau garis keras itu bukan sebutan yang negatif.
Tapi dirinya malah dituduh radikal atas pernyataan tersebut.
"Saya katakan garis keras, tapi di media sosial itu saya dibilang radikal," katanya.
Bahkan ia juga menyebut kalau dirinya termasuk garis keras, tapi bukan radikal.
"Garis keras itu bagus, saya juga garis keras tahu nggak? Garis keras itu sudah saya jelaskan artinya fanatik dan kesetiaan yang tinggi, tapi tidak radikal," jelas Mahfud MD.
Selain itu, Mahfud MD juga menegaskan kalau garis keras itu bagus.
"Saya bilang Madura juga garis keras, bagus, garis keras itu orang yang punya prinsip tidak mau didikte. Itu dalam term politiknya kan ada, beda dengan radikal," katanya.
Baca: Terlibat Debat Panas dengan Fadli Zon, Mahfud MD Minta Tak Diinterupsi hingga Tunjuk-tunjuk
Baca: Anaknya Dijemput Intel Polisi Karena Dianggap Aset Negara, Begini Cerita Ibu Hacker Putra Aji Adhari
Mahfud MD juga menanggapi tuntutan di mana dirinya harus meminta maaf atas pernyataan garis keras tersebut.
"Pak Mahfud bilang garis keras, harus minta maaf, loh orang saya memuji, atas prinsip Anda semua, seperti saya punya garis keras di bidang hukum," katanya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahfud-md_20180530_230957.jpg)