Jumat, 5 Juni 2026

Krisis Venezuela Memanas, Pemimpin Oposisi Serukan Demo Tiap Hari Sampai Presiden Maduro Lengser

Krisis di Venezuela kian memanas seiring pertikaian politik antara Presiden Nicolas Maduro dan pemimpin oposisi Juan Guaido

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
FEDERICO PARRA/AFP
Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, yang berusia 35 tahun, menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara tersebut. 

SERAMBINEWS.COM - Krisis di Venezuela kian memanas seiring pertikaian politik antara Presiden Nicolas Maduro dan pemimpin oposisi Juan Guaido meningkat menjadi ketegangan di antara faksi militer pendukung.

Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido menyerukan serangkaian aksi demonstrasi sebagai bagian dari kampanye untuk memaksa Presiden Nicolas Maduro untuk melepaskan kekuasaan.

Dia mengatakan akan ada aksi protes setiap hari sampai Venezuela bebas.

Guaido berbicara kepada ribuan pengunjuk rasa yang kembali ke jalan-jalan, sehari setelah upaya untuk melakukan pemberontakan militer gagal.

Di ibukota Caracas, bentrokan terjadi dengan polisi menggunakan gas air mata dan peluru karet, sementara pengunjuk rasa menyerang kendaraan lapis baja dengan batu dan bom molotov.

EPA
Foto/EPA 

Di tempat lain di kota itu ada demonstrasi pro-pemerintah.

Apa yang terbaru?

Berbicara kepada para pendukungnya di Caracas, Guaido menyebut protes itu "proses yang tidak dapat diubah" dan berjanji untuk melanjutkan demonstrasi setiap hari "untuk mencapai kebebasan".

"Kita berada di jalur yang benar, tidak ada jalan untuk kembali," katanya.

Dia juga mengatakan akan ada serangkaian aksi mulai Kamis dan memuncak dalam aksi demonstrasi besar-besaran.

s
(AFP/GETTY) Juan Guaido berbicara kepada pendukungnya pada Rabu (02/05)

Media lokal melaporkan adanya tembakan di Altamira, sebuah lingkungan di Caracas timur di mana oposisi secara teratur berkumpul.

Ada juga bentrokan di jalan raya dekat pangkalan udara di timur ibu kota, dengan pengunjuk rasa mengendarai van melalui pagar pembatas.

Garda Nasional yang mengendarai sepeda motor menembakkan gas air mata ke arah para demonstran.

Beberapa demonstran melempar batu, sementara yang lain terlihat membuat bom molotov.

Demonstrasi telah terjadi di 23 negara bagian Venezuela serta di Caracas, kata LSM dan media lokal.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved