INFO ACEH TIMUR

Bupati Instruksikan Dinkes dan Dinsos Fokus Tangani Gizi Buruk

Bupati meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial setempat, lebih fokus dalam menangani penderita gizi buruk mengingat gizi buruk di Aceh Timur.

Bupati Instruksikan Dinkes dan Dinsos Fokus Tangani Gizi Buruk
For Serambinews.com
Petugas medis menangani salah satu bayi usia 2,5 bulan yang menderita gizi buruk saat berada di IGD RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi Rayeuk, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH, meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial setempat, lebih fokus dalam menangani penderita gizi buruk mengingat gizi buruk menjadi permasalahan serius di tengah-tengah masyarakat di Aceh Timur.

"Dinas Kesehatan memiliki Bidan Desa (Bides) di setiap desa. Begitu juga dengan Dinas Sosial memiliki Tim Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Oleh karenanya perlu kerjasama yang baik, sehingga persoalan kesehatan seperti gizi buruk dapat tertanggulangi dengan cepat," kata H Hasballah bin HM Thaib SH, Rabu (8/5/2019).

Instruksi itu disampaikan Bupati, menyikapi salah satu penderita gizi buruk asal Kecamatan Ranto Selamat yang kini dirawat di RSUD DrZubir Mahmud Aceh Timur.

Bupati juga meminta para medis selama Ramadhan lebih giat turun ke gampong-gampong untuk melakukan pengecekan dan menanyakan langsung berbagai masalah kesehatan ke aparatur gampong.

Baca: Dishubkominfo Aceh Timur Sosialisasikan Manfaat Media Center

Baca: Sambut Ramadhan 1440 Hijriah, Pemkab Aceh Timur Gelar Pawai Taaruf

Baca: Pemkab Aceh Timur Bekali Puluhan Pengusaha tentang Cara Pengisian LKPM

"Jika di gampong ditemukan kendala, maka segera berkoordinasi dengan asisten yang membidanginya, sehingga persoalan kesehatan dapat tertanggulangi secara maksimal," kata Bupati seraya meminta pasien gizi buruk yang dirawat di rumah sakit perlu dikontrol dan diawasi secara bertahap dan diberikan gizi tambahan sesuai kebutuhan.

Bupati Aceh Timur mengaku baru-baru ini mendapat laporan adanya penderita gizi buruk di Dusun Matang Nibong, Gampong Ranto Panjang, Kecamatan Ranto Selamat.

Bayi yang diberi nama Sakdiah itu anak dari pasangan Jafaruddin - Erlena.

Sakdiah ketika ditangani pihak medis memiliki berat badan 3,2 kilogram dan tinggi badan 54 centimeter.

"Saat ini bayi yang menderita gizi buruk tersebut sudah dalam penanganan medis di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi," kata bupati seraya berharap agar Sakdiah segera sembuh dan kembali mengalami peningkatan pertumbuhan sebagaimana bayi normal yang se-usianya. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved