Harga Kopi Arabika Gayo Mulai Turun, Ini Penyebabnya
Kopi arabika yang merupakan komoditi unggulan asal Dataran Tinggi Gayo (DTG) mengalami penurunan harga.
Penulis: Mahyadi | Editor: Yusmadi
Beberapa bulan setelah masa jeda, kopi arabika Gayo akan kembali memasuki masa musim di bulan September 2019 mendatang.
“Untuk bulan ini, mungkin hanya sekali panen lagi. Setelah itu, buahnya mulai berkurang,” tutur Armiyadi.
Dia menyebutkan, salah satu solusi agar petani mendapat harga baik yaitu dengan cara difungsikannya resi gudang. Keberadaan resi gudang, sangat membantu petani maupun pedagang kecil.
“Kalau resi gudang berfungsi, petani atau pedagang bisa menyimpan kopinya dengan tetap mendapat pinjaman modal. Setelah harga membaik, baru kopinya dijual,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kopi-arabika-gayo.jpg)