Kedua Anak Korban Pembunuhan Masih Trauma

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe masih terus mendalami kasus pembunuhan istri dan dua anak di Desa Ulee Madon

Kedua Anak Korban Pembunuhan Masih Trauma
Serambinews.com
Ketiga jenazah pembunuhan di Desa Ulee Madon, Aceh Utara, dikebumikan di pemakaman umum desa setempat. 

* Kasus Pembunuhan Istri dan Dua Anak

LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe masih terus mendalami kasus pembunuhan istri dan dua anak di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara yang diduga dilakukan Aidil Ginting (40), suami korban.

Meskipun polisi masih terus mendalami kasus ini, namun hingga Kamis (9/5) masih belum bisa memintai keterangan kedua anak korban yang selamat, yakni Riski (15) dan Zikri (4). Belum bisa dimintai keterangan dikarenakan keduanya masih trauma.

Sesuai informasi lanjutan yang dihimpun Serambi, khusus untuk Zikri, yakni yang selamat dalam insiden penbunuhan tersebut karena melompat dari lantai dua ruko, sampai kini belum berani pulang ke rumah. Sehingga sejak hari kejadian sampai dengan sekarang masih tinggal dengan keluarganya.

Sementara itu, untuk Riski yang selamat dalam insiden pembunuhan tersebut karena sedang tadarus di masjid desa setempat, masih belum bisa diajak komunikasi secara maksimal. Dia lebih banyak diam dan melamun di rumahnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim Indra T Herlambang, kepada Serambi menyebutkan, sejauh ini belum ditemukan fakta baru lainnya terkait kasus ini. Informasinya masih sesuai apa yang diutarakan sehari sebelumnya, yakni berupa motif insiden ini akibat faktor ekonomi. Di mana pihak kepolisian membeberkan kalau upaya pembunuhan ini sudah direncanakan sehubungan memang gagalnya upaya tersangka untuk menguasai harta gana-gini milik korban.

Di samping itu, AKP Indra T Herlambang juga mengakui sejauh ini belum memintai keterangan dari para saksi, termasuk kedua anak korban yang selamat.

Menurutnya, kedua anak korban yang selamat tersebut belum bisa dimintai keterangan dikarenakan memang masih trauma. “Sehingga untuk sekarang ini kita tetap memberikan perlindungan hukum dan pastinya akan didampingi tim psikolog anak dalam upaya pemulihan trauma yang mereka alami,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya juga akan segera memintai keterangan saksi dari keluarga korban lainnya dan juga para tetangga korban.

Diberitakan sebelumnya, warga Muara Batu Aceh Utara, Selasa (7/5) subuh digegerkan dengan temuan mayat seorang ibu rumah tangga beserta kedua anaknya dengan luka gorok dan tusuk, bahkan seorang korban yang baru berumur 18 bukan ditemukan dalam bak mandi dengan kondisi luka tusuk di leher.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved