Senator Fachrul Razi Tanggapi Pernyataan Sekjen PDIP: Jangan Adu Domba Rakyat Aceh
Senator Aceh H. Fachrul Razi, MIP mengecam pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal masifnya praktik money politics di Aceh.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Senator Aceh H. Fachrul Razi, MIP mengecam pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berbicara soal masifnya praktik money politics di Aceh.
Sebelumnya pimpinan Komite I DPD RI H. Fachrul Razi, MIP pernah mengecam pernyataan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dan pada bulan April dan Mahfud MD serta berbicara lantang dan keras di depan Kapolri dan Panglima TNI.
Kali ini Hasto menyebut satu keluarga di daerah perkebunan karet di Aceh menerima Rp 1 juta dari lawan politik Jokowi-Ma'ruf Amin di Pemilu 2019.
Fachrul Razi menilai Pernyataan Hasto itu pernyataan adu domba rakyat Aceh.
Pernyataan tersebut dinilainya sebagai sikap yang tidak siap berdemokrasi dan bukan seorang negarawan.
“Jangan lakukan fitnah ke Aceh karena harga diri rakyat Aceh tidak bisa dibeli dengan uang dan kami punya martabat yang tinggi dan mulia,” kecam Fachrul Razi yang menilai bahwa pernyataan tersebut memiliki arti bahwa orang Aceh itu matrialistis.
Dirinya meminta untuk tidak menghina rakyat Aceh dengan pernyataan yang mengarahkan kepada fitnah.
Menurut Senator muda Aceh ini, Hasto sudah melakukan fitnah dan pembunuhan kharakter rakyat Aceh.
Baca: Sekjen PDIP Menduga Reuni 212 Sebagai Ajang Kampanye Terselubung Pasangan Calon di Pilpres
Baca: Tagar #HastoMemfitnahRakyatAceh Jadi Trending Topic di Twitter
Baca: Kwik Kian Gie Disebut-sebut Jadi Tim Sukses Prabowo-Sandiaga, Hasto: Itu Klaim Sepihak
“Tuduhan orang Aceh melakukan money politic sebesar 1 juta itu dasarnya apa?” katanya.
Fachrul Razi meminta bagi tim yang memiliki kandidat yang kalah untuk menggunakan jalur hukum.
“Jika dia sebagai petinggi partai, silahkan lapor ke aparat hukum atau gugat ke Mahkamah Konstitusi (MK), dan tunjukkan bukti adanya money politics 1 juta setiap orang Aceh,” jelasnya.
“Saya mempertanyakan kenapa tokoh-tokoh di pusat suka memandang Aceh dengan pendekatan snouckisme. Ini persis seperti Belanda melabel Aceh,” tegasnya.
Menurut Hasto, karena Jokowi-Ma'ruf Amin banyak mendapat fitnah. Senator Fachrul Razi juga mengatakan hal itu juga terjadi di seluruh Indonesia.
Mengapa tidak seluruh Indonesia mengalami kalah telak, kenapa di saat kalah di Aceh, dikatakan orang Aceh masif money politik 1 juta per orang.
“Coba Anda evaluasi kinerja tim di Aceh, jangan klaim timses 1 juta di Aceh tapi yang memilih 400 ribu. Coba silahkan di evaluasi di internal berapa banyak uang yang digelontorkan ke Aceh untuk menangkan kandidat Aceh,” tanyanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/senator-aceh-fachrul-razi.jpg)