Breaking News:

Badan-badan PBB Tanda Tangani MoU dengan Myanmar untuk Pengembalian Rohingya

Dokumen MoU itu belum dibagikan kepada Bangladesh, yang menampung lebih dari satu juta pengungsi Rohingya di wilayah Bazar Cox, sejak Agustus 2017.

Editor: Zaenal
urdupoint.com
Bendera UNHCR 

Badan-badan PBB Tanda Tangani MoU dengan Myanmar untuk Pengembalian Rohingya

SERAMBINEWS.COM, DHAKA, BANGLADESH - Dua badan PBB telah memberi pemerintah Myanmar satu tahun lagi, untuk membangun kerangka kerja untuk pengembalian sukarela Muslim etnis Rohingya ke rumah mereka.

omisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Program Pembangunan PBB (UNDP) pada hari Selasa menandatangani perpanjangan nota kesepahaman (MoU) dengan Myanmar selama satu tahun.

Namun, kelompok-kelompok HAM menentang MoU, menyebutnya "tidak dapat diterima."

Menariknya, teks lengkap MoU itu tidak dipublikasikan.

Bahkan belum dibagikan kepada Bangladesh, yang menampung lebih dari satu juta pengungsi Rohingya di wilayah Bazar Cox, sejak Agustus 2017.

MoU tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pemulangan kembali Rohingya secara sukarela dan berkelanjutan dari negara tetangga Bangladesh, menurut rilis UNDP.

MoU pertama kali ditandatangani di Naypyidaw pada 6 Juni tahun lalu, yang sekarang telah diperpanjang untuk satu tahun lagi.

Sesuai MoU, repatriasi dijadwalkan akan dimulai pada November tahun lalu.

Tetapi Rohingya tidak setuju, mengatakan kondisi di Myanmar tidak menguntungkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved