Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Kabupaten di Aceh Terpapar Debu Vulkanik Sinabung, BPBD Turunkan Tim Pemantau

Kabupaten yang terdampak debu vulkanik itu adalah Aceh Tenggara, Aceh Selatan, dan Kabupaten Simeulue.

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Ansari Hasyim
IST
Kondisi Gunung Sinabung ketika erupsi pada Minggu (25/2/2018) malam yang direkam kamera Pos Pemantau Gunung Api Sinabung. 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek SH mengatakan, hingga Senin (10/6/2019) pagi, sudah tiga kabupaten di Aceh yang terkena dampak debu vulkanis akibat erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (9/6/2019) sore.

Kabupaten di Aceh yang terdampak debu vulkanis itu adalah Aceh Tenggara, Aceh Selatan, dan Kabupaten Simeulue.

Sebaran debu vulkanis mulai dirasakan menjelang Minggu malam di Aceh Tenggara, sedangkan di Simeulue dan Aceh Selatan dirasakan pada Minggu malam seusai isya.

"Hujan abu vulkanis mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak hari Minggu (9/6/2019) pukul 20.30 WIB," kata Teuku Dadek kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Senin (10/6/2019) pagi.

Dampak abu vulkanis tersebut, rinci Dadek, telah menyebar luas di lima kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan, meliputi Kecamatan Trumon, Trumon Timur, Trumon Tengah, Bakongan, dan Kecamatan Kluet Utara.

Baca: VIDEO - Gelombang Tinggi, KMP Teluk Sinabang dan Labuhahaji Batal Berlabuh ke Aceh Barat

Baca: Debu Vulkanik Sinabung Berembus Sampai ke Aceh, Ini 8 Tips Agar Terhindar dari Dampak Buruknya

Baca: Maddan Plt Sekda Pidie

Di lima kecamatan itu, kata Dadek, BPBA mendapat laporan tadi malam bahwa abu vulkanis mulai menyelimuti rumah warga dan jarak pandang mulai terganggu. Artinya, potensi iritasi mata mulai nyata.

Di Simeulue, sebaran abu vulkanis mulai dirasakan menjelang Minggu tengah malam. Sejumlah warga melaporkan pepohonan di halaman rumah mereka mulai memutih daunnya karena tertutup abu vulkanis.

Hal yang sama juga menimpa atap sejumlah rumah warga.

"Jangkauan abu vulkanis Gunung Sinabung kali ini jauh sekali. Sampai 160 mil ke arah Simeulue," sebut Dadek.

Tapi sejauh ini, menurutnya, di Aceh belum ada warga yang mengungsi karena dampak abu vulkanis Gunung Sinabung.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan telah menugaskan anggota Pos Pemadam 06 Trumon dan Pos 05 dan Pos 4 Kluet utara, untuk melakukan pemantauan terhadap abu vulkanis yang terus berlangsung sejak tadi malam.

Selain itu, Satgas BPBD Aceh Selatan telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan tersebut untuk meminimalkan dampak paparan abu vulkanis tersebut terhadap kesehatan warga.

Sehubungan dengan realitas tersebut, Kepala BPBA mengimbau warga Aceh untuk proaktif melakukan tindakan pencegahan agar tak sampai terhirup debu vulkanis karena sangat membahayakan kesehatan.

Teuku Dadek mengimbau warga Aceh yang wilayahnya terpapar agar mengurangi aktivitas di luar ruang karena paparan abu vulkanis bisa menimbulkan keluhan pernapasan, terutama pada orang yang sudah menderita penyakit paru-paru.

Paparan abu vulkanik justru dapat memperparah kondisi kesehatannya.

Selain itu, gunakan masker untuk mengurangi masuknya debu ke dalam saluran napas.

Imbauan lainnya dari Dadek, basahi atau percikkan air sebelum membersihkan lingkungan dari debu atau abu vulkanis, untuk menghindari berbagai partikulat yang terbang dan mengakibatkan iritasi mata.

Imbauan berikutnya, hindari mengemudi di wilayah yang mulai terpapar debu vulkanis seperti di Aceh Tenggara, Simeulue, dan Kabupaten Aceh Selatan.

"Terakhir, segeralah cari bantuan medis bila ada dampak kesehatan yang dirasakan akibat terpapar atau terhirup debu vulkanis," demikian Teuku Ahmad Dadek.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved