Senin, 13 April 2026

Korban Kebakaran Darul Aman Aceh Tenggara belum Terima Bantuan Masa Panik

hingga Selasa (11/6/2019) pagi ini, korban kebakaran belum menerima bantuan masa panik dari Dinas Sosial Aceh Tenggara dan BPBD Kutacane.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Dua rumah musnah dilalap sijago merah dan satu rumah dirusak dalam musibah kebakaran di Desa Darul Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, Senin (10/6/2019) malam. 

Korban Kebakaran Darul Aman Aceh Tenggara belum Terima Bantuan Masa Panik

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE – Musibah kebakaran menimpa dua rumah, di Desa Darul Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, Senin (10/6/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Satu rumah lainnya terpaksa dirusak untuk mencegah agar api tidak menjalar ke rumah lain.

Namun, hingga Selasa (11/6/2019) pagi ini, korban kebakaran belum menerima bantuan masa panik dari Dinas Sosial Aceh Tenggara dan BPBD Kutacane.

Camat Lawe Sigala-gala, Ramadhani SSTP yang dikonfirmasi Serambinews.com, Selasa (11/6/2019) mengakui korban kebakaran belum mendapatkan bantuan dari Dinsos Agara maupun BPBD Kutacane.

Dia mengatakan, saat kejadian sudah mencoba menghubungi Kadis Sosial Aceh Tenggara, tetapi handphone tidak aktif.

Namun, dia telah menyampaikan pesan tentang musibah tersebut melalui grup whatsapp.

Camat Ramadhani mengatakan pihaknya akan melayangkan surat secara tertulis ke dinas terkait.

Baca: Tradisi Perang-perangan, Kegembiraan yang Membahayakan

Baca: BPBA Salur Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kotafajar

Menurut dia, korban kebakaran berjumlah sembilan orang mengungsi di rumah familinya.

Pantauan Serambinews.com di lokasi kebakaran, masyarakat mulai mengumpulkan puing-puing sisa kebakaran bersama aparat TNI dan pihak lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua rumah musnah dilalap sijago merah dan satu rumah dirusak di Desa Darul Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, Senin (10/6/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Masyarakat berupaya memadamkan api dengan menyiramnya pakai ember.

Api berhasil dipadamkan pukul 21.30 WIB setelah dibantu empat mobil Damkar dari Pos Lawe Tua dan Kota Kutacane dikerahkan memadamkan api.

Namun, dua rumah musnah terbakar dan satu rumah lainnya dirusak untuk mencegah meluasnya kebakaran.

Terkait penanganan bencana ini, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, M Saleh Selian, menilai dinas terkait lamban menangani bantuan masa panik bagi korban kebakaran.

“Ini catatan buruk bagi kita, seharusnya mereka lebih cepat dan tanggap mengatasi bencana yang terjadi di Agara khususnya korban kebakaran yang berharap didirikan dapur umum,” ujarnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved