BPMA-BPKS Jalin Kerja Sama Terkait Kegiatan Usaha Hulu Migas di Aceh

BPKS saat ini mengelola wilayah kawasan kepulauan Pulau Weh dan Pulo Aceh yang berada tepat di “pintu depan” selat Malaka.

BPMA-BPKS Jalin Kerja Sama Terkait Kegiatan Usaha Hulu Migas di Aceh
Dok BPMA
Kepala BPMA, Azhari Idris melakukan kunjungan lapangan di lokasi dermaga CT-3 BPKS di Sabang, Rabu (12/6/2019). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Badan Pengelola Kawasan Sabang (BPKS) menjalin kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), di Kantor BPKS Sabang, Rabu (12/6/2019).

Penandatanganan tersebut dilakukan Plt Kepala BPMA, Azhari Idris dan Plt Kepala BPKS Sabang, Ir Razuardi MT yang bertujuan untuk menggenjot operasi hulu migas di lepas pantai (offshore) bagian utara Aceh. 

Dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Kamis (13/6/2019) disampaikan, MoU tersebut mencakup dukungan pemanfaatan kawasan perdagangan bebas, dan pelabuhan bebas Sabang sebagai kawasan pendukung kegiatan usaha hulu minyak dan gas.

BPKS saat ini mengelola wilayah kawasan kepulauan Pulau Weh dan Pulo Aceh yang berada tepat di “pintu depan” selat Malaka.

“Kerja sama ini dalam rangka pengembangan kawasan Sabang, dengan adanya dukungan dari BPMA mudah-mudahan percepatan pengembangan akan berjalan lebih cepat,” kata Razuardi.

Dikatakan, BPKS sendiri sudah menyiapkan lahan bagi investor yang menanamkan modalnya di Sabang dan Pulo Aceh.

Kawasan Sabang dan Pulo Aceh merupakan kepulauan Sabang yang berbatasan langsung dengan kawasan wilayah laut India dan Thailand.

Sementara, Kepala BPMA Aceh, Azhari Idris menyampaikan tujuan kerjasama yang dilakukan BPMA ini, untuk membina kerjasama dalam rangka mewujudkan integrasi, dan sinkronisasi kegiatan operasional kontraktor kontrak kerja sama di wilayah kerja, baik yang beroperasi di offshore dan onshore Aceh.

Adapun wilayah kerja yang saat ini aktif beroperasi di lepas pantai Aceh adalah wilayah kerja Andaman 1 (Mubadala Petroleum), Andaman 2 (Primier Oil) dan Andaman 3 (Talisman Andaman BV / Repsol). 

Saat ini ketiga operator ini, Mubadala Petroleum, Primier Oil dan Repsol masih dalam tahapan eksplorasi.

Direncanakan pada semester 1 tahun 2020, Repsol akan melakukan pengeboran di wilayah kerja Andaman 3 sebanyak 1 sumur.(*)

Baca: Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta Hingga Berujung Pembunuhan, Ini 5 Faktanya

Baca: Daftar Khatib Jumat 14 Juni 2019 di Banda Aceh, Syekh Hammen Tagelsir Imam di Masjid Al Makmur

Baca: Rahmad dan Raisatul, Wakili Aceh ke Ajang Putra-Putri Kebudayaan Indonesia

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved