Luar Negeri
Sejarah Pesawat Siluman Pertama Dibuat Ketika AS dan Uni Soviet Terlibat Perang Dingin
Ketika ketegangan Perang Dingin dengan Uni Soviet semakin memuncak, Amerika Serikat menginginkan pesawat yang berbeda dari yang pernah ada
Tak lama setelah itu pesawat operasional pertama secara rahasia dikirim ke Angkatan Udara pada 1982 untuk segera menjalankan misi.
Baca: Fakta Pelajar SMK Rekam Adegan Mesum Dalam Kelas, Siswi: Jangan Ko Kasi Nyala Blitz-nya
Anti-radar pertama
Perang Dingin tak diwarnai dengan pertempuran, namun negara yang terlibat di dalamnya saling mengancam dengan persenjataan.
Mereka berlomba membuat senjata yang paling canggih, ancaman nuklir merupakan hal yang tak dapat dipisahkan dari era Perang Dingin.
Pembuatan pesawat siluman oleh Amerika Serikat bertujuan untuk menunjukkan bahwa persenjatan mereka satu langkah lebih canggih daripada Uni Soviet sebagai pesaingnya.
Misi rahasia yang dikenal dengan "Skunk Works" ini berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa pesawat Nighthawk bisa memancarkan atau memantulkan sedikit radio, inframerah dan energi cahaya.
Pesawat ini juga dilengkapi dengan pelapis permukaan yang bisa "menyerap" pantauan radar.
Baca: Turki Bakal Siapkan Aksi Balasan Bila AS Beri Sanksi soal Pembelian Rudal S-400 dari Rusia
Tenaga pesawat ini menggunakan dua mesin jet General Electric turbofan yang bisa terbang dengan kecepatan 1.100 kilometer per jam.
Selain itu, pesawat ini hanya bisa dikendalikan oleh satu orang saja.
Panjang pesawat ini 20 meter dengan rentang sayap 13,21 meter.
Nighthawk dilengkapi dengan senjata bom dan rudal pencari radar atau pencari inframerah.
Dengan menggunakan panduan inersia, sensor inframerah, peta digital, dan perintah radio dari satelit atau pesawat lain, F-117 dapat bernavigasi tanpa memancarkan sinyal radar sendiri.
Baca: Suriah Tembak Jatuh Rudal Israel, Serang Dua Posisi Hezbollah
Karena kerahasiaan dari program F-117, informasi mengenai keberadaan pesawat ini sangat minim pada era 1980-an.
Pesawat ini juga diketahui pernah digunakan ketika Perang Teluk pada 1990-an.
Dua pesawat ini secara diam-diam digunakan sebagai bagian dari invasi Panama pada 1989.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pesawat-siluman-f-117-nighthawk.jpg)