Angin Kencang Landa Kuta Makmur

Angin kencang melanda sejumlah desa di Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Rabu (19/6) sore

Angin Kencang Landa Kuta Makmur
IST
SATU unit rumah di Desa Alue Rambee, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara rusak setelah tertimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang, Rabu (20/6) sore. 

LHOKSEUMAWE - Angin kencang melanda sejumlah desa di Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Rabu (19/6) sore. Akibatnya, dua rumah warga rusak dan satu ekor lembu mati setelah tertimpa pohon pinang.

Kedua unit rumah yang rusak akibat tertimpa pohon adalah milik Jailani di Desa Alue Rambee, dan Lisma di Desa Seunubok Drien. Sementara lembu mati milik dari warga Alue Rambe, Ridwan.

Warga Alue Rambee, Jufri kepada Serambi melaporkan, selepas siang, cuaca di kawasannya mulai mendung. Bahkan, saat memasuki sore hari, angin kencang disertai hujan lebat mulai melanda wilayahnya. “Hujan hanya berlangsung sekitar setengah jam. Saat hujan reda, kami melihat beberapa pohon tumbang. Ada yang menimpa rumah warga, lembu, dan tiang listrik. Sehingga, listrik pun padam sampai pagi hari,” ujar Jufri.

Camat Kuta Makmur, Saifullah menyebutkan, selain di Alue Rambee, kerusakan rumah juga terjadi di Desa Seunubok Drien milik Lisma. Namun, penghuni kedua rumah yang rusak tidak perlu mengungsi. Rumah Jailani hanya rusak bagian terasnya saja, sedangkan rumah Lisma rusak bagian atap belakang. “Seluruh data kerusakan sudah kita serahkan kepada pihak Tagana” katanya.

Manajer PLN ULP Lhokseumawe, Muktar Juned mengaku, akibat angin kencang yang melanda kawasan Kuta Makmur membuat sejumlah aset PLN rusak. Malahan, aliran listrik untuk 195 pelanggan ke seputaran Alue Rambe padam total.

Kerusakan itu terjadi di dua titik di wilayah Alue Rambee. Lokasi pertama meliputi satu tiang patah, aspan empat batang, suspension isolator enam buah, dan pin satu buah. Di lokasi kedua, braket tiga buah, pin isolator tiga buah, sutm A3CS lepas dari pin tujuh gawang. “Kemarin, kita sudah kirim tim untuk memperbaikinya. Kini aliran listrik sudah normal kembali,” pungkasnya.

Sementara Ketua Tagana Aceh Utara, Amiruddin menyebutkan, pihaknya sudah mendata semua kerusakan yang terjadi akibat angin kencang di Kuta Makmur. Mereka juga sudah menyerahkan bantuan masa panik untuk kedua keluarga yang rumahnya rusak. Bantuan yang diserahkan berupa sembako dan sejumlah pakaian.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved