Sopir Pasha Jaya Group Juara Kompetisi Safety Driving

Sopir dari PT Pasha Jaya Group menjuarai kompetisi safety driving Hino Provinsi Aceh tahun 2019

Sopir Pasha Jaya Group Juara Kompetisi Safety Driving
SERAMBI/MAWADDATUL HUSNA
AREA Manager Sumatera Utara dan Aceh PT Indomobil Prima Niaga, Hamim Hasan dan Sales Planning and Logistic Director PT Hino Motor Sales Indonesia, Yuichi Naito mengangkat bendera sebagai tanda dibuka Hino Safety Driving Competition Aceh, di Dealer Hino, Jalan Soekarno Hatta, Aceh Besar, Selasa (25/6). 

BANDA ACEH - Sopir dari PT Pasha Jaya Group menjuarai kompetisi safety driving Hino Provinsi Aceh tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (25/6) malam. Kompetisi keselamatan berkendara (safety driving competation) yang berlangsung dua hari (24-25/6) di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, itu diadakan oleh PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dan diikuti sekitar 70 sopir angkutan barang.

Kegiatan itu bertujuan memberikan pelatihan sekaligus perlombaan dari segi keselamatan, keamanan, dan ketertiban berkendara kepada pengemudi truk.

Dirut PT Pasha Jaya Group, H Nahrawi Noerdin, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan terbaik yang diterima sopirnya sebagai juara 1 kompetisi safety driving Hino Provinsi Aceh tahun 2019 setelah menyisihkan puluhan peserta dengan berbagai latar belakang dan kemampuan. “Alhamdulillah, juara kompetisi safety driving Hino yang diterima sopir kami menambah sederetan prestasi yang diterima PT Pasha Jaya Group. Keberhasilan selama ini juga tidak lepas dari kerja sama semua karyawan dan pekerja yang tergabung dalam keluarga besar PT Pasha Jaya Group. Lalu tentu semua ini atas kehendak Allah yang Mahakuasa,” ungkap Awi, sapaan akrab Nahrawi Noerdin, dalam rilis yang diterima Serambi, Rabu (26/6).

Ia juga menjelaskan prestasi itu juga tidak lepas dari upaya pihaknya terus menjaga kualitas supir angkutan, mulai proses perekrutan supir yang melalui berbagai tahapan hingga akhirnya membuahkan hasil yang mengembirakan.

“Sopir dan kernet di Pasha Jaya direkrut melalui mekanisme seleksi ketat. Calon supir harus memenuhi kriteria kesehatan fisik dan mental, kecakapan mengemudi, pemahaman akan sistem maintenance engine, safety, dan bebas narkoba,” ujarnya.

Ia mengatakan seluruh staf dan karyawan PT Pasha Jaya juga dituntut memiliki karakter yang kuat sebagai muslim, yakni taat beribadah serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai moral. Untuk perekrutan sopir dan kernek juga dilakukan oleh tim profesional. Lalu monitoring dan evaluasi terus dilakukan saat tugas dijalankan dan menjadi instrumen terakhir dalam menjaga kualitas para awak mobil. “Awak mobil Pasha Jaya dimonitor ketat kinerjanya secara berjenjang oleh mandor lapangan, security, manager, dan senior manager. Selain itu pola monitoring menerima masukan dari pelanggan, masyarakat umum, dan kepolisian. Juga sering dilakukan tes urine mendadak dan bila terbukti positif langsung kita PHK,” demikian Nahrawi.(rel/mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved