Golkar Godok Cawabup Bener Meriah

Partai Golkar saat ini tengah menggodok calon Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah yang mengalami kekosongan

Golkar Godok Cawabup Bener Meriah
IST
HENDRA BUDIAN, Plt Ketua DPD II Golkar Bener Meriah

* Penjaringan Diperkirakan Rampung Awal Juli

BANDA ACEH - Partai Golkar saat ini tengah menggodok calon Wakil Bupati (Wabup) Bener Meriah yang mengalami kekosongan sejak ditetapkannya Wabup sebelumnya, Tgk Sarkawi, sebagai Bupati. Diperkirakan, proses penjaringan ini akan rampung pada awal Juli 2019.

Informasi tersebut disampaikan Plt Ketua DPD II Golkar Bener Meriah, Hendra Budian, kepada Serambi, Kamis (27/6), menyusul mulai munculnya desakan dari berbagai kalangan di Bener Meriah agar posisi Wabup agar secepatnya diisi. Golkar merupakan salah satu partai pengusung utama dalam Pilkada 2017 lalu.

“Komunikasi politik dengan kawan-kawan partai pengusung terus kita lakukan. Prinsipnya kita mencari yang terbaik untuk mengisi kekosongan posisi Wakil Bupati Bener Meriah,” kata Hendra Budian.

Di Golkar sendiri, diakuinya, cukup banyak kader-kader potensial yang bisa mengisi posisi Cawabup. Tetapi ditegaskan Hendra Budian, DPD I Partai Golkar Aceh hingga saat ini belum memutuskan siapa Kader yang dinilai layak untuk mengisi posisi tersebut.

“Saya sendiri, saat ini masih menjabat sebagai Plt Ketua Golkar Bener Meriah sedang melakukan penjaringan untuk mencari sosok wakil bupati yang nantinya akan diusung oleh Partai Golkar. Penjaringan ini kami lakukan secara internal maupun eksternal,” jelasnya.

Pihaknya memperkirakan, proses penjaringan ini bisa tuntas pada awal Juli 2019. Selanjutnya meminta rekomendasi DPD I di Provinsi, dan berikutnya penerbitan surat keputusan (SK) oleh DPP Partai Golkar di Jakarta. “Insya Allah, awal Juli ini proses penjariangan tuntas,” kata Hendra Budian.

Terkait adanya keinginan dari kalangan aktivis agar Partai Golkar mengusulkan dirinya sebagai cawabup mendampingi Sarkawi, Hendra Budian, tidak berkomentar banyak. Calon Anggota DPRA terpilih ini mengaku hanya ingin fokus di provinsi. “Saya biar di provinsi aja,” kata Hendra Budian singkat.

Seperti diketahui, posisi Wakil Bupati Bener Meriah telah kosong sejak 30 April 2019 menyusul ditetapkannya Sarkawi sebagai Bupati Bener Meriah. Pelantikan Sarkawi dilakukan untuk mengisi posisi bupati menyusul tertangkapnya Ahmadi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan divonis tiga tahun penjara oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 3 Desember lalu.

Ahmadi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memberi suap kepada Gubernur Aceh 2017-2022, Irwandi Yusuf sebesar Rp 1,05 miliar. Suap itu terkait proyek-proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018 di Kabupaten Bener Meriah.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved