Rumah Warga Gampong Gani yang Sedang Dibangun Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Rumah permanen milik Mawardi (45) di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terbakar, Jumat (18/6/2019) malam, sekitar pukul 20:30 WIB..

Rumah Warga Gampong Gani yang Sedang Dibangun Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya
For Serambinews.com
Petugas pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar bersama warga setempat seusai memadamkan api rumah warga Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar yang terbakar, Jumat (28/6/2019) malam. 

Rumah Warga Gampong Gani yang Sedang Dibangun Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rumah permanen milik Mawardi (45) di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, terbakar, Jumat (18/6/2019) malam, sekitar pukul 20.30 WIB, terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, rumah Mawardi yang sedang dibangun itu terbakar di bagian plafon ruang tamu dan kayu-kayu di bagian atas rumah.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengatakan informasi kebakaran itu pertama sekali diterima oleh petugas piket pemadam BPBD di pos Sibreh. 

Begitu menerima informasi kebakaran itu, petugas pemadam bergegas menuju ke lokasi dan mengerahkan satu unit armada pemadam. 

Menurut keterangan saksi, yakni tukang yang kebetulan tidur di rumah Mawardi yang sedang dibangun itu, menuturkan saat kebakaran terjadi dirinya sedang berada di dalam kamar rumah.

Baca: Anggota TNI Ini Putuskan Pensiun Dini Setelah 16 Tahun Bekerja, Beri Pesan untuk Para Komandan

Baca: KUA Meureubo Aceh Barat Raih Juara Tiga KUA Teladan se-Aceh

Baca: Satu Fraksi di DPRK Pidie Kritisi Kasus LKPJ Bupati Berstempel Gubernur, Nyatakan Sebuah Kesalahan

Begitu keluar dari kamar rumah Mawardi yang sedang dibangun itu, saksi itu pun api sudah membesar, membakar plafon di ruang tamu. 

"Tukang yang sekaligus saksi ini pun meminta bantuan dari warga setempat untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran," sebut Farhan mengutip keterangan saksi.

Petugas pemadam BPBD di pos Sibreh yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi dengan membawa alat-alat yang dibutuhkan saat proses pemadaman.

"Alhamdulillah, proses pemadaman berjalan cepat. Syukur, kita cepat dihubungi, sehingga petugas cepat memblokade, sehingga api tidak menjalar ke lokasi atau ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi. Dugaan korslet," tambah petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Iqbal.

Proses pemadaman juga ikut dibantu petugas PLN Gardu Lambaro, anggota Polsek dan Koramil kecamatan setempat serta warga yang juga ikut memadamkan api secara manual, demikian Iqbal.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved