Demi Menangkis Israel, Rusia Pernah Kirim 15.000 Penasehat Militer ke Mesir, Apa yang Terjadi?

Menghadapi ini, pada Januari 1970, Nasser pergi ke Moskow untuk memohon lebih banyak bantuan guna mempertahankan Mesir.

Demi Menangkis Israel, Rusia Pernah Kirim 15.000 Penasehat Militer ke Mesir, Apa yang Terjadi?
Pinterest
Rusia Pernah Sampai Kirim 15.000 Penasehat Militer ke Rusia untuk Tangkis Israel 

SERAMBINEWS.COM - Terdorong oleh keberhasilan mereka, Israel mengirimkan pesawat-pesawat pemburu-pembom F-4 Phantom yang baru.

Yakni yang mereka terima dari Amerika Serikat pada September 1969, untuk melancarkan serangan lebih jauh ke pedalaman Mesir.

Karena Phantom lebih ampuh dibandingkan Mirage, pihak Israel menggunakannya dengan sangat berhasil.

Menghadapi ini, pada Januari 1970, Nasser pergi ke Moskow untuk memohon lebih banyak bantuan guna mempertahankan Mesir.

Mesir meminta agar awak Mesir dapat dilatih untuk menggunakan rudal-rudal SAM yang sangat mutakhir.

Namun Rusia mengirimkan awaknya sendiri untuk mengawaki persenjataan itu.

Moskow meluluskan permintaan Nasser dan tanggapan mereka mengubah situasi strategis di Timur Tengah.

Hingga satu tahun berikutnya, Soviet mengirimkan bantuan persenjataan termasuk rudal-rudal SA-2 dan SA-3.

Kanon-kanon multilaras SU 23 yang diarahkan radar juga dikirimkan bersama ratusan pucuk senjata penangkis serangan udara lainnya.

Baca: Disdikbud Pijay Berangkatkan Tujuh Atlet Orientasi Olahraga Siswa Tingkat Provinsi

Baca: Hoaks Soal Audrey Yu Menyebar dengan Cepat, Pengamat Medsos Ungkap Penyebabnya

Baca: Kupon Doorprize Jalan Santai Pulau Banyak Terbatas, Warga Diminta Segera Daftar

Baca: Raja Salman Arab Saudi Bagi-bagi 1.000 Undangan Pergi Haji Gratis Tahun Ini

Sekitar 15.000 orang penasihat militer Rusia dikirimkan ke Mesir untuk mengawaki rudal-rudal SAM.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved