Serambi Event

Rally Wisata Banda Aceh Digelar Minggu Ini, Peserta Wajib Ikut Technical Meeting di Balai Kota

Sehari sebelum menjelajahi spot wisata Banda Aceh, setiap tim diwajibkan ikut technical meeting sekaligus pemeriksaan teknis mobil pada hari ini,

Rally Wisata Banda Aceh Digelar Minggu Ini, Peserta Wajib Ikut Technical Meeting di Balai Kota
SERAMBI/M ANSHAR
Peserta Sapma Pemuda Pancasila Rally Wisata 2013 saat lepas start di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (23/6). Rally yang diikuti 35 kendaraan roda empat tersebut menempuh rute di beberapa lokasi wisata seputaran Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Rombongan tim Rally Wisata Banda Aceh 2019 hasil kerja sama Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh dengan Harian Serambi Indonesia akan dilepas Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Minggu (21/7/2019) pagi di Balai Kota Banda Aceh.

Sehari sebelum menjelajahi spot wisata Banda Aceh, setiap tim diwajibkan ikut technical meeting sekaligus pemeriksaan teknis mobil pada hari ini, Sabtu (20/7/2019) mulai pukul 8.00-16.00 WIB di Gedung C Balai Kota.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh, Iskandar SSos kepada Serambinews.com, Jumat (19/7/2019).

Setiap peserta akan mendapat arahan terkait rally wisata secara lengkap dalam technical meeting hari ini.

Baca: Hari Ini, Pendaftaran Rally Wisata Dibuka

Baca: Pendaftar Terus Bertambah, Rally Wisata Banda Aceh akan Digelar 21 Juli 2019

Baca: Besok, Pendaftaran Rally Wisata Banda Aceh Dibuka di Kantor Harian Serambi Indonesia

“Rally ini bukan lomba adu cepat, tapi lebih pada ketepatan waktu dan tempat. Untuk itu, driver dan navigator wajib datang saat technical meeting supaya paham mekanisme rally,” ujarnya. 

Menurut Iskandar, rally wisata tersebut bukan sekadar kegiatan mengunjungi objek wisata Banda Aceh menggunakan mobil. 

Tapi lebih seru lagi, peserta juga diajak ‘mengasah otak’ dengan mencari lokasi wisata berdasarkan kode atau simbol yang diberikan panitia.

“Setiap tim nanti akan diberikan kode-kode yang akan menuntunnya ke lokasi yang dituju. Nah, di sinilah peran navigator sangat diperlukan untuk membantu driver menemukan tempat tersebut,” katanya.

Sebab kata Kadispar Banda Aceh, di sejumlah lokasi yang ‘dirahasiakan’ itu akan ada pos-pos panitia yang siap menyambut peserta dengan sejumlah pertanyaan/kuis. 

Jika suatu tim tidak mampu menemukan lokasi pos tersebut, maka kesempatan untuk menjadi juara rally semakin kecil. 

“Pertanyaan di setiap pos harus dijawab oleh peserta. Kalau mereka tidak berhasil menemukan pos itu, maka nilainya tentu berkurang,” jelasnya.

Melalui rally wisata itu, lanjut Iskandar, Pemko berharap Kota Banda Aceh dapat lebih terekspos ke dunia luar serta destinasi wisatanya bisa menjadi viral di dunia maya. 

Sebab di sela kunjungan ke lokasi wisata, peserta bisa mengabadikan momen tersebut dan menguploadnya di media sosial.

“Ini upaya Pemko dalam mempromosikan Kota Banda Aceh lebih baik lagi ke depan,” ujar dia. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved