Gelombang Capai 6 Meter Ganggu Pencarian Korban Tenggelam

Pusdalops BPBK Aceh Jaya, Iqba, yang dihubungi Serambinews.com, menjelaskan jika saat ini tim sar dua rubberboat untuk membantu proses pencairan.

Gelombang Capai 6 Meter Ganggu Pencarian Korban Tenggelam
Gelombang besar melewati tanggul pemecah ombak di Gampong Jawa, Banda Aceh, Selasa (24/5/2016). Gelombang tinggi akibat hujan dan angin kencang mengakibatkan terhentinya operasional pelayaran dari Ulee Lheue, Banda Aceh ke Balohan, Sabang maupun sebaliknya. SERAMBI/BUDI FATRIA 

Gelombang Capai 6 Meter Ganggu Pencarian Korban Tenggelam

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Timsar gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBK, TNI/Polri, dan masyarakat masih terus melakukan pencarian terhadap Amin (35), warga Desa Fajar Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya, yang dikabarkan hilang terseret gelombang laut di kaki Gunung Malem, Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Minggu (21/7/2019). 

Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, Iqba, yang dihubungi Serambinews.com, menjelaskan jika saat ini tim sar mengerahkan dua rubberboat untuk membantu proses pencairan.

Baca: Tiga Kabupaten Banjir

"Sekarang masih dilakukan pencairan, tim sar juga mengerahkan dua boat," tandasnya.

Ia sendiri menyampaikan jika kondisi cuaca yang tidak bersahabat juga menyebabkan proses pencarian terganggu. Menuru nya tinggi gelombang yang mencapai 6 meter juga sangat menyulitkan proses pencarian.

"Pencarian masih seputaran lokasi, penyisiran dengan rubberboat kita lakukan sampai ke Pulau Keuh," ujarnya. 

Baca: Gelombang di Barsela Capai 6 Meter

"Gelombang tinggi juga sangat menyulitkan kita, tapi sekarang sudah lumayan membaik cuacanya, kalau semalam gelombang ada yang mencapai 10 meter, sedangkan hari ini hanya di titik tertentu saja gelombang capai 6 meter.  Sedangkan normalnya 2-4 meter," pungkasnya.

Baca: Cuaca Membaik, Penumpang Feri yang akan Hadiri Pulau Banyak Internasional Festival Membeludak

Hingga kini terhitung sejak pukul 10.00 WIB, Minggu (21/7/2019) atau sekitar 28 jam, tim sar gabungan belum berhasil menemukan korban.(*)

Penulis: Riski Bintang
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved