Kebakaran Lahan
Lahan Kelapa Sawit di Kuala Batee Rawan Terbakar, Selama Dua Hari Kebakaran Terjadi di Dua Titik
Lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), rawan terjadi peristiwa kebakaran.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
Lahan Kelapa Sawit di Kuala Batee Rawan Terbakar, Selama Dua Hari Kebakaran Terjadi di Dua Titik
Lapuran Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Lahan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), rawan terjadi peristiwa kebakaran.
Selama dua hari terjadi terjadi dua peristiw kebakaran yang menghanguskan sekitar 4 hektare (ha) areal perkebunan kelapa sawit rakyat.
Masing-masing di Dusun Drien Leukiet Desa Blang Makmur dan Sibui-bui, Desa Kuala Teureubue.
Meskipun, api yang menyala sudah berhasil dipadamkan, namun sangat potensi titik akan muncul lagi.
Sebab, kelapa sawit ditanam di atas lahan bergambut dan suhu udara panas disertai angin kencang.
Camat Kuala Batee, Khairuman dihubungi Serambinews.com, Senin (29/7/2019) menjelaskan, peristiwa kebakaran lahan kelapa sawit rakyat di lokasi Sibui-bui terjadi Minggu (28/7/2019) sore terjadi sekira pukul 16.45 WIB.
Baca: Ini Penampakan 3 Km Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang Sudah Dicor Beton, Lokasinya Mulai Desa Pakuk
Baca: Cinta Terlarang Oknum Guru dan Siswi SMA, Ngaku Sudah Sering Berbuat Dosa di Kantin dan Rumah Dinas
Baca: FOTO-FOTO : Mantan Bupati Simeulue, Darmili Tertunduk Lesu Saat Ditahan Penyidik Kejati Aceh
Baca: Waspada! Ini Trik Baru Pencuri Bawa Kabur Mobil Rental, Pelaku Ditangkap Saat Sembunyi dalam Sumur
Sebelumnya, Sabtu (27/7/2019) terjadi kebakaran lahan kebun sawit rakyat di Dusun Drien Leukiet, Desa Blang Makmur, sekira pukul 15.00 WIB.
Kebakaran lahan sawit di dua titik lokasi tersebut sudah berhasil dipadamkan.
Api dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK), tim dari Polres Abdya dan Polsek Kuala Batee, dan masyarakat.
Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari BPBK Abdya dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Upaya Pemadaman juga melibatkan petani pemilik kebun.
“Api sudah berhasil dipadamkan, namun sekitar 4 hektar lahan kebun sawit rakyat habis dilumat api, masing sekitar 2 hektar di lokasi Drien Leukiet Blang Kamur, dan 2 hekater di lokasi Sibui-bui Kuala Teureubue,” kata Camat Khairuman.
Informasi yang sama diperoleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBK Abdya, Amiruddin.
Ia mengimbau masyarakat atau siapa saja yang melintasi jalan di kawasan perkebunan sawit agar tidak membuang puntung rokok secara sembarangan.
Sebab, peristiwa kebakaran lahan sawit rakyat di Drien Leukiet Desa Blang Makmur diduga bersumber dari api puntung rokok yang dibuang dalam semak yang kering lokasi di pinggir jalan kawasan itu, kemudian muncul api, lalu menjalar dan membakar lahan kelapa sawit.
Baca: Sejak 14 Februari 2019 Hilang, Hingga Kini Keberadaan Yahmu Belum Diketahui
Baca: Ini Penampakan 3 Km Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang Sudah Dicor Beton, Lokasinya Mulai Desa Pakuk
Baca: Cinta Terlarang Oknum Guru dan Siswi SMA, Ngaku Sudah Sering Berbuat Dosa di Kantin dan Rumah Dinas
Sedangkan kebakaran lahan kelapa sawit di lokasi Sibu-bui Desa Kuala Teureubue diduga akibat pembakaran sisa pelepah kelapa sawit yang sudah mengering. Kemudian, api membakar areal perkebunan kelapa sawit.
Imbauan agar masyarakat harus berhati-hati karena suhu udara panas disertai angin kencang sehingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bahkan dengan angin kencang, api yang membakar lahan sawit bergabut yang sudah berhasil dipadamkan, tapi sangat berpotensi muncul kembali titik api akibat angin kencang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lahan-sawit-kuala-batee-terbakar.jpg)