Kamis, 4 Juni 2026

Info Haji 2026

Kuah Beulangong dan Keumamah Obati Rindu Petugas Haji Aceh di Mekkah

Tak ayal selera makan kembali membara setelah selama ini merasakan menu nasi nusantara yang tentunya kurang

Tayang:
Penulis: Said Kamaruzzaman | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
FOTO BERSAMA - Petugas haji Aceh berfoto bersama Tgk Sulaiman al Asyi atau biasa disapa Cek Man dan keluarga di kediamannya, Makkah, Saudi Arabia, Rabu (3/6/2026). IST 

 

Laporan Said Kamaruzzaman | Banda Aceh

SERAMBNEWS.COM, BANDA ACEH - Nuansa keacehan mewarnai satu sudut kota Mekkah di kawasan Sya'raya, tempat kediaman ureung tuha Aceh, Tgk Sulaiman al Asyi atau biasa di sapa Cek Man bersama Kak Niar, istri Cekman.

Rasa rindu kampung halaman para petugas haji Aceh yang telah bertugas lebih dari 20 hari di tanah suci kembali terobati, Cek Man dan keluarga mengundang secara khusus para petugas haji Aceh ke kediamannya, Rabu (3/6/2026) dan akan berlanjut dengan pertemuan berikutnya.

Wajah sumringah menghiasi petugas haji, berbagai kuliner Aceh telah disiapkan, mulai dari kuah beulangong/kari kambing, kuah leumak, keumamah, engkot muloh, dendeng hingga boh reuteuk tumis telah dihidangkan. 

Tak ayal selera makan kembali membara setelah selama ini merasakan menu nasi nusantara yang tentunya kurang sesuai dengan selera lidah ureung Aceh.

Baca juga: Jamaah Haji Asal Aceh Santap Kari Kambing ‘Boh Labu’ Khas Pidie di Rumah Diaspora Aceh di Mekkah

Salah seorang petugas haji, Khalid Wardana menyampaikan bahwa silaturahmi dan jamuan yang di adakan oleh Cekman menjadi pelipur lara dan penyemangat dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada jamaah haji. 

“Kami sangat merasakan nuansa gampong Aceh dengan canda dan cita rasa kulinernya. 

Selama bertugas tak pernah menikmati kuah asam keu'eung apalagi keumamah, sehingga selera makan agak menurun selama di Makkah, apalagi tak ada warung kupi dan Mie Aceh. 

Walaupun demikian tidak menyurutkan semangat bertugas melayani dhuyufurrahman, “ ungkap Khalid, Ketua Kloter BTJ 8 Aceh.

Sulaiman al Asyi sangat di kenal di kalangan diaspora Aceh di Timur Tengah. Setiap tahun para petugas haji selalu di undang ke rumahnya. 

Dia dikenal sebagai sosok yang dermawan tak terkecuali bagi pelajar, mahasiswa dan jamaah haji atau umrah yang berasal dari Aceh. 

Bahkan kediamannya menjadi tempat tinggal bagi pelajar dan mahasiswa di Timur Tengah saat berada di Kota Makkah.

Dalam pertemuan dengan petugas haji dari Aceh yang di hadiri oleh Imum chik Masjid Raya Baiturrahman Tgk Muhammad Ali Abu Paya Pasi, Cek Man turut memberi spirit untuk kemajuan Aceh. 

Masyarakat harus bersatu dan komitmen untuk memajukan daerah dan menghilangkan sikap ego dan kebiasan lama yang tidak baik. 

“Tatanan nanggroe Aceh harus dikelola secara profesional dan menempatkan sesuatu sesuai dengan kemampuan dan keahliannya,” katanya.(*)

Baca juga: Merawat Identitas Serambi Mekkah di Tengah Arus Modernisasi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved