Breaking News:

Polemik Pantai Mantak Tari

Soal Penutupan Lokasi Wisata Pantai Mantak Tari, Ini Kata Camat Simpang Tiga

Aksi penutupan lokasi wisata di Pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie menuai pro-kontra masyarakat

SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR
Sejumlah kaum ibu berada di bawah tenda yang didirikan di pintu masuk pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Minggu (28/7/2019). 

Laporan Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Aksi penutupan lokasi wisata di Pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie menuai pro-kontra masyarakat.

Camat Simpang Tiga, Abdul Manan yang ditemui Serambinews.com usai mengikuti sidang di DPRK Pidie, Senin (29/7) mengatakan lokasi wisata itu berada di wilayah lima gampong.

Kelima gampong itu yaitu Gampong Meunasah Lhee, Kupula, Meunasah Raya, Pulo Gajah Matee, dan Lampoh Awe.

"Rapat penutupan lokasi wisata ini melibatkan keuchik dari lima gampong, ulama setempat, pihak camat dan dinas," katanya.

Alasan penutupan lokasi itu, karena wilayah ini baru saja dilanda bencana rumah rusak akibat angin kencang pada 14 Juli 2019.

"Karena musibah itulah, maka disepakati lokasi wisata ditutup. Dikhawatirkan adanya perbuatan maksiat, sehingga ada teguran dari masyarakat setempat," ujar Abdul Manan.

Intinya, dalam hal ini warga menginginkan jangan ada pengunjung melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam, sebab akan berimbas pada masyarakat sekitar.

Baca: Harga TBS Sawit Anjlok, Ini Upaya Apkasindo Kota Subulussalam

Baca: Kadis Perikanan Aceh Singkil Ingatkan Rekanan Segera Kerjakan Proyek Pelabuhan Ikan Anak Laut

Baca: Order Seragam Sekolah Terpaksa Dibatalkan Gara-gara Penerapan Zonasi

Penutupan lokasi wisata ini dilakukan warga sejak Minggu (28/7/2019), oleh sejumlah kaum ibu di lokasi Pantai Mantak Tari.

Akses jalan menuju lokasi Pantai Mantak Tari diblokir dengan mendirikan tenda di badan jalan. Sehingga pengunjung yang datang, langsung dihentikan emak-emak yang menunggui tenda tersebut.

Para pengunjung pun langsung balik arah, pulang.

Sebelum ditutup oleh warga, Pantai Mantak Tari ini cukup ramai dikunjungi warga, terutama di hari minggu.

Selain remaja dan anak muda, juga banyak orang tua yang membawa anggota keluarga ke pantai tersebut.

Selain karena pantainya yang indah, Mantak Tari juga terkenal dengan pasir hitam yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan kelumpuhan.(*)

Baca: Demo di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Sekda Harus Teken Surat di Atas Materai, Ini Isinya

Baca: Datang Jauh-jauh dari Sukabumi, Sule Nekat Jualan Bendera ke Singkil

Baca: Pejabat Non-Muslim Unima Sulawesi Utara Dukung Kafilah ke MTQMN di Unsyiah, Mengaku Pertama ke Aceh

Baca: Dua Bulan Jelang Pembukaan, Arena MTQ Tingkat Provinsi Aceh di Pidie

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved