Kisah Inspiratif
Ultah Ke 21 Jadi Momen Terindah bagi Mahasiswi Cerdas Berprofesi Guru Private Bahasa Inggris Ini
Mahasiswi Program Studi (Prodi) Teknologi Pengolahan Minyak dan gas (Migas), Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Yusmadi
Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Ulang tahun ke-21 pada April 2019 menjadi momen terindah bagi Nurmala.
Mahasiswi Program Studi (Prodi) Teknologi Pengolahan Minyak dan gas (Migas), Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Pasalnya dalam bulan tersebut, gadis kelahiran 19 April 1998, itu berhasil meraih dua juara, tingkat regional dan nasional.
Penghargaan tersebut adalah pembicara terbaik dalam debat bahasa inggris tingkat nasional yang diadakan Politeknik Negeri Bali pada 28 April sampai 3 Mei 2019.
Berita terkait
Baca: Lagi, Polisi Tangkap Seorang Mahasiswi
Baca: Diduga Mesum Sopir Angkutan dan Oknum Mahasiswi Digrebek Warga di Rumah Kost
Baca: Ratusan Wanita Termasuk Mahasiswi Terlibat Prostitusi karena Dililit Utang, Terungkap di Persidangan
Sedangkan prestasi kedua berhasil diraih gadis Lhokseumaawe itu, di ajang kompetisi bahasa inggris yaitu National University Debating Championship (NUDC) tingkat wilayah tahun 2019 dengan mendapatkan juara tiga.
Juara yang diraih Nurmala tersebut, bukan secara kebetulan saja.
Karena, keikutsertaan Nurmala dalam even tersebut bukan yang pertama kali di tingkat regional dan nasional.
Karena jauh sebelum meraih juara, Nurmala sudah sering mengikuti debat tersebut.
Berita terkait lainnya
Baca: Saat Mahasiswi Pengabdi Jatuh Hati pada Cot Gud
Baca: Kisah Tegang Mahasiswi UI Khaira Abdillah Hadapi Ujian Skripsi, Dosen Pengujinya Menkeu Sri Mulyani
Baca: Orang Aceh Baik dan Ramah-ramah, Pengakuan Mahasiswi Asal Jepang
Namun, kali ini juara yang diraih ini selain pada bertetapan bulan kelahirannya, juga menjadi kesempatan terakhir bagi Nurmala untuk menunjukkan dirinya mampu berpretasi di tingkat nasional.
Tentunya ini menjadi hal yang menarik bagi Nurmala bisa mengharumkan nama kampusnya di regional dan nasional.
Nurmala sejak SMA sudah memulai mengikuti debat bahasa inggris.
“Ikut debat pertama kali ketika SMA kelas tiga di SMA Modal Bangsa Arun,” katanya. Nurmala terpilih mewakili ratusan siswa lainnya saat itu.
Namun, saat itu Nurmala mengaku belum begitu serius mengikutinya.
Namun, dalam dua tahun terakhir, Nurmala banyak menghabiskan waktu, untuk menjadi guru privat bahasa inggris dan juga menambah jam belajar malam untuk membacak jurnal.
Berita lainnya
Baca: VIDEO – Sekilas Sejarah Wakaf Baitul Asyi, Wakaf Produktif Habib Bugak di Mekkah
Baca: Hujan Deras, Kabel Induk Putus Disambar Petir Jadi Sebab Listrik Padam di Aceh Tamiang
Baca: VIDEO - Jamaah Haji Aceh Terharu Terima Uang Wakaf dari Baitul Asyi di Makkah
“Saya ini Insomnia, jadi dari pukul 22.00 WIB sampai larut malam baca komik, dan jurnal, dua itu saja,” katanya.
Kini Nurmala sedang mengikuti pelatihan soft skill sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan kuliahnya setelah menyelesaikan tugas akhir (TGA).
Karena pada Agustus mendatang Nurmala akan mengikuti yudisium dan pada Oktober mendatang direncanakan wisuda.
Nurmala akan menjadi salah satu mahasiswi yang lulus dengan predikat cum laude (pujian red), karena Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3.70. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nurmala3.jpg)