Berita Bireuen
Saluran Pasar Induk Cureh Sumbat, Air Got Meluap ke Jalan
Kini kondisinya makin parah, padahal setiap sore pedagang membersihkan saluran tersebut.
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Mursal Ismail
Kini kondisinya makin parah, padahal setiap sore pedagang membersihkan saluran tersebut.
Saluran Pasar Induk Cureh Sumbat, Air Got Meluap ke Jalan
Laporan Ferizal Hasan I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pasar Induk Cureh (PIC), di Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen, setiap harinya ramai pedagang dan masyarakat.
Di pasar itu terdapat pedagang ikan, sayuran, pedagang daging, sembako, dan berbagai jenis usaha lainnya. Namun pasar yang baru beraktivitas sekitar dua tahun lalu itu, kini mulai menuai masalah.
Salah satunya, saluran pembuang dari pasar ikan dan pasar sayur itu kini mulai sumbat.
Akibatnya, air dari saluran yang berbau dan hitam pekat itu, meluap ke jalan. Kondisi itu makin mengganggu pedagang dan masyarakat yang berbelanja di pasar tersebut.
Baca: Usut Penyebab Karhutla di Aceh Barat, Polisi Periksa 9 Warga, Siswa Korban Asap Dibawa Pulang
Beberapa pedagang kepada Serambinews.com, Rabu (31/7/2019), mengatakan saluran sumbat dan air got melimpah ke jalan sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.
Kini kondisinya makin parah, padahal setiap sore pedagang membersihkan saluran tersebut.
Baca: Inilah Buaya Terbesar di Muka Bumi yang Pernah Ada, Beratnya Mencapai 8 Ton
"Kami hampir setiap sore membersihkan saluran ini, tapi tetap saja meninggalkan bau amis dan sampah, kami berharap masalah ini dapat segera diatasi, agar kami pedagang maupun pembeli, nyaman berbelanja di Pasar Induk Cureh," harap Zubaidah, pedagang sayuran.
Hal senada juga dikeluhkan beberapa warga yang berbelanja di pasar induk tersebut.
Baca: Gara-gara Menunggak Pajak, Mobil Seharga Rp1,9 Milliar Ini Dihancurkan dengan Bulldozer Tanpa Ampun
Mereka mengaku sangat tidak nyaman berbelanja karena jalan dipenuhi air got dan bau amis.
"Kalau terus dibiarkan air got melimpah ke luar, masyarakat dan pedagang tidak akan nyaman di pasar ini," keluh Rahmi, warga Cureh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/air-got-meluap.jpg)