Kamis, 4 Juni 2026

Dinda Meirisa, Gadis Pidie Juara Taekwondo Tingkat Internasional

Gadis berkulit putih asal Pidie ini bernama lengkap Dinda Meirisa (23, ia adalah atlet taekwondo yang sudah mengukir segudang

Tayang:
Editor: bakri
IST
Dinda Meirisa 

Gadis berkulit putih asal Pidie ini bernama lengkap Dinda Meirisa (23). Ia adalah atlet taekwondo yang sudah mengukir segudang prestasi. Bukan saja even daerah, tapi ia juga telah mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan tingkat internasional.

Dinda telah melanglang buana ke sejumlah negara memenangkan kejuaraan taekwondo. Seperti Nepal, Thailand, Korea dan sejumlah negara lainnya.

Ditemui di salah satu pusat latihan kebugaran di Kota Sigli, Kamis (1/8/2019), Dinda menceritakan segudang prestasinya. Meskipun sedang latihan namun ia menyempat diri berbincang sejenak. "Saya sedang latihan TC untuk ikut Pra PON yang akan diselenggarakan di Banten pada akhir Bulan September 2019," ujar Dinda dengan nada ramah.

Dinda tercatat sebagai mahasiswi semester akhir di Fakultas Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta di Jakarta. Saat ini Dinda sedang sedang izin untuk mengikuti pemusatan pelatihan (TC). Dia merasa senang sebab bisa ikut TC sambil pulang kampung ke rumah orang tuanya di Blok Bengkel Kota Sigli, Pidie.

Dinda anak ke dua dari tiga bersaudara ini terlahir dari pasangan M Syukri dan Cut Sapiani. Ayahnya tenaga honor di Dinas PU Pidie sedangkan ibunya ibu rumah tangga.

Dia mengungkapkan ibunya juga dulunya pernah kecimpung di dunia silat dan karate. Namun belum sampai ke even besar.

Diakui, keinginan untuk menjadi atlet taekwondo telah ada sejak dirinya duduk di sekolah dasar (SD). Gadis berhidung mancung ini sejak SD sudah ikut latihan olahraga ini.

Prestasi pertama kali diraih Dinda adalah mendapat medali emas atau juara satu even Taekwondo tingkat pelajar waktu ia kelas satu SMP. "Ya saya tidak nyangka dan itulah motivasi saya ingin terus ikut lomba, " kisah dara yang bercita-cita jadi guru olahraga ini memiliki tinggi sekira 167 Cm.

Pengalaman yang tak pernah terlupakan adalah saat ia melawan, Pannipak atlet asal Thailand di Thailand. "Waktu itu tahun 2011, saya kalah dari Pannipak yang sekarang jadi juara dunia, " tutur Dinda yang wajahnya terlihat dipenuhi keringat di sela-sela latihannya.

Itulah, Dinda mengaku ingin terus berlanjut mengembangkan karir di bidang taekwondo. Ia ingin membahagiakan kedua orangtuanya. "Saya tidak bisa sampaikan cita cita saya di Taekwondo. Tapi saya inginkan membahagiakan kedua orang tua saya dan membawa nama harum daerah, " pungkas Dinda yang kembali mengikuti latihan. Selamat Din...semoga juara lagi.(aya)

 Prestasi Dinda di Taekwondo

  • Juara 1 Pekan Olah Raga Nasional Pelajar Nasional (Popnas) di Riau Tahun 2011
  • Juara 1 Popnas di Jakarta Tahun 2013
  • Juara 1 Championship Myanmar Internasional
  • Juara 2 Korea Open  Tahun 2011
  • Juara 1 Korea Sport Game Tahun 2015
  • Juara 1 Internasional Championship di Nepal Tahun 2017
  • Juara 1 Presiden Cup di Korea Tahun 2017
  • Juara 1 Korea Sport Game Tahun 2018
  • Juara 1 Herpes Taekwondo Championship di Thailand Tahun 2018
  • Juara 1 Kejurnas PPLP Aceh Tahun 2013
  • Juara 2 Korea Sport Game 2018
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved