Sains

Untuk Mengetahui Akhir Kisah Matahari, Astronom Pelajari Bintang Langka

Matahari tak selamanya menyinari kita. Ada waktunya bintang raksasa di pusat tata surya kita itu akan mati.

Untuk Mengetahui Akhir Kisah Matahari, Astronom Pelajari Bintang Langka
NASA/SDO (AIA)
Ilustrasi matahari (NASA/SDO (AIA)) 

SERAMBINEWS.COM - Matahari tak selamanya menyinari kita.

Ada waktunya bintang raksasa di pusat tata surya kita itu akan mati.

Lantas bagaimana ketika saat itu tiba?

Para astronom melakukan pengamatan yang terbilang langka terhadap sebuah bintang yang menua dan berada dalam proses menuju kematiannya.

Peneliti pun mengungkap, pengamatan ini setidaknya dapat memberi gambaran tentang nasib Matahari di akhir kehidupannya.

Bintang yang diamati itu dikenal sebagai T Ursae Minoris (T UMi) yang terletak di konstelasi Ursa Minor, sekitar 3000 tahun cahaya dari Bumi.

T UMi mirip dengan Matahari kita, namun lebih tua dan lebih dekat akhir masa hidupnya.

Matahari Menurut Meridith Joyce, peneliti dari The Australian National University, bintang berusia 1,2 miliar tahun itu telah mengalami serangkaian fase dalam proses kematiannya.

Hal tersebut membuat ukuran, kecerahan, serta temperatur menjadi berubah-ubah.

"Produksi energi di T UMi menjadi tidak stabil".

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved