Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Ongkos Pesawat Mahal, Lobster Pulau Banyak Aceh Singkil tak lagi Diekspor

Lobster hasil tangkapan nelayan di sana yang dibeli pengepul tidak lagi dikirim ke Jakarta dan diekspor ke luar negeri.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Warga menunjukan lobster yang disimpan di keramba di Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, sebelum dijual ke luar daerah, Rabu (7/8/2019) 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tingginya harga pesawat berdampak pada pebisnis lobster di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

Lobster hasil tangkapan nelayan di sana yang dibeli pengepul tidak lagi dikirim ke Jakarta dan diekspor ke luar negeri.

Lobster hanya dijual ke Medan, Sumatera Utara.

Jika pun ada yang masih mengirim ke luar Sumatera Utara, tidak sebanyak dahulu.

Baca: Keuntungan BUMDes di Aceh Singkil Ini Capai Rp 15 Juta Per Bulan, Ini Sumber Pendapatannya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (7/8/2019) ongkos kirim lobster menggunakan pesawat Rp 60 ribu per kilo dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilo.

Kondisi itu memberatkan pengusaha.

Camat Pulau Banyak, Mukhlis yang dikonfirmasi mengaku belum tahu jika pengepul lobster di daerahnya tidak lagi ekspor dan kirim ke Jakarta, akibat mahal ongkos pesawat.

Baca: Anak Ini Nekat Jadi Supir Truk Gadis Pulsa, Hidup Sebatang Kara, Kaget Saat Dihentikan Polisi

Namun hal itu bisa saja benar mengingat ongkos pesawat sempat melonjak. "Saya belum tahu persis," ujarnya.

Ia menyebutkan di Pulau Banyak setidaknya ada lima pengepul lobster.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved