Gua Tsunami
Tinjau Gua Tsunami Purba, Kepala BNPB: Waspada, Tsunami Bisa Terjadi Kapan Saja
Ini menunjukkan, persitiwa gempa yang diikuti tsunami di sini bukan pertama pada tahun 2004, tetapi telah terjadi beberapa kali sebelumnya
Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Subur Dani | Jantho
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengingatkan masyarakat di Aceh, terutama yang tinggal di daerah pesisir agar selalu waspada terhadap gempa yang disusul tsunami.
Menurutnya, tsunami bisa terjadi kapan pun, hanya saja tidak ada yang bisa memprediksi kapan waktunya.
Hal itu disampaikan Letjen TNI Doni Monardo setelah melihat langsung keberadaan gua tsunami purba atau dikenal dengan Guha Ek Luntie di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Lhong, Aceh Besar, Rabu (7/8/2019) pagi.
Baca: Aceh Barat Darurat Asap, Helikopter Bom Air Dikerahkan, Kebakaran Hutan Capai 121 Hektare
“Tadi Pak Nazli (peneliti geofisika kebumian Unsyiah) sudah menjelaskan bahwa di dalam gua ada sendimen yang terkumpul.
Sendimennya ada sekitar empat lapis, usianya berbeda-beda, ada yang 7.500 tahun, 5.400 tahun, 3.300 tahun, 2.800 tahun, dan yang terakhir ada sendimen yang dibawa tsunami pada tahun 2004 silam,” kata Doni.
Artinya, kata Doni, sendimen yang terkumpul di dalam gua ini menunjukkan, peristiwa gempa yang diikuti tsunami telah terjadi berulang kali di wilayah tersebut.
Baca: Pohon Sengon Disebut Penyebab Listrik Padam di Pulau Jawa, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli
“Ini menunjukkan, persitiwa gempa yang diikuti tsunami di sini bukan pertama pada tahun 2004, tetapi telah terjadi beberapa kali sebelumnya.
Kita semakin yakin, bahwa persitiwa gempa dan tsunami telah terjadi berulang kali,” katanya.
Keberadaan gua tersebut, kata Doni, setidaknya mengingatkan masyarakat Aceh, khususnya yang berada di sekitar pesisir untuk terus waspada.
Karena musibah tsunami bisa saja terjadi kembali, sesuai dengan fakta sejarah dari bukti sendimen yang terkumpul dalam gua tersebut.
Baca: Harga Emas Naik Lagi, Berikut Daftar Lengkap Terbaru Harga Emas
“Kalau dilihat periodesasinya tidak lah teratur, ada yang 7.500 tahun lalu, 5.400 tahun, dan juga pada tahun 2004 silam.
Jadi, tempat ini setidaknya membuat kita semakin sadar bahwa kelak di kemudian hari, kapan waktunya tidak ada yang bisa memprediksi akan berulang kembali gempa dan tsunami seperti tahun 2004 lalu.
Kita harus waspada terus,” demikian Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Doni Monardo. (*)
Baca: Viral Potensi Tsunami Selatan Jawa, Pernah Terjadi 5 Kali,Ini Penjelasan Pelacak Jejak Tsunami Purba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gua-tsunami-3.jpg)