Breaking News:

Berita Gayo Lues

50 Hektare Lebih Lahan dan Hutan Pinus Terbakar di Gayo Lues, Ini Lokasi Titik Api 

Bahkan penyebab kebakaran hutan pinus di Gayo Lues masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian

Penulis: Rasidan | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Warga bersama personel Polsek dan Koramil di Kecamatan Terangun, Gayo Lues terus berupaya memadamkan kobaran api yang terjadi kebakaran lahan disalah satu titik kebakaran di kecamatan tersebut, Kamis (8/8/2019) 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Seluas 50 hektar (Ha) lebih lahan pinus atau karhutla hangus terbakar di kabupaten Gayo Lues (Galus).

Kebakaran tersebut terjadi di tiga lokasi terpisah pada hari yang sama.

Bahkan saat ini dua titik api dilaporkan belum berhasil di padamkan.

Kepala BPBD Galus, Suhaidi, kepada Serambinews.com, Kamis (8/8/2019) mengatakan, berdasarkan data terkini sejak Rabu 7 Agustus 2019 pukul 23.00 WIB telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di 3 titik pada wilayah Kabupaten Galus dengan luas lahan yang terbakar lebih kurang mencapai 50 Hektare.

Baca: Aceh Barat Darurat Asap, Helikopter Bom Air Dikerahkan, Kebakaran Hutan Capai 121 Hektare

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Suhaidi menyebutkan, kebakaran itu terjadi di Desa Blangtenggulun Kecamatan Blangkejeren sekitar pukul 14.30 WIB dengan luas mencapai sekitar 3 Ha, kini titik api sudah berhasil dipadamkan. 

Kemudian kebakaran yang terjadi di Desa Bukut Kecamatan Terangun sekitar pada pukul 17.00 WIB dengan luas mencapai 35 Ha.

Titik api belum berhasil dipadamkan karena api berlahan mulai menjalar ke puncak gunung dan tidak ada akses jalan ke lokasi tersebut.

Baca: Kebakaran di Pegunungan Aceh Besar Sulit Dipadamkan, Petugas Jalan Kaki 2 Jam ke Lokasi

Selanjutnya kebakaran di Desa Akul, Kecamatan Terangun juga terjadi pada pukul 19.00 WIB sekitar 12 Ha dan hingga kini titik api belum berhasil dipadamkan.

"Saat ini api di dua titik kebakaran belum berhasil dipadamkan setelah pihak BPBD bersama petugas Babinsa dan masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman. Bahkan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,"sebutnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved