Breaking News:

Kebakaran di Pegunungan Aceh Besar Sulit Dipadamkan, Petugas Jalan Kaki 2 Jam ke Lokasi

Medan yang sulit dan terjal sehingga menyulitkan petugas yang dilaporkan baru tiba di lokasi mendekati titik kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kebakaran besar terjadi di perbukitan di perbatasan dua kecamatan di Aceh Besar meliputi Kecamatan Kuta Malaka dan Suka Makmur, Selasa (6/8/2019) 

Medan yang sulit dan terjal sehingga menyulitkan petugas yang dilaporkan baru tiba di lokasi mendekati titik kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Kebakaran besar terjadi di perbukitan di perbatasan dua kecamatan di Aceh Besar.

Peristiwa itu meliputi Kecamatan Kuta Malaka dan Suka Makmur, tepatnya di atas Gampong Baet Meesago, yang terpantau sejak Senin (5/8/2019) malam.

Petugas gabungan dari BPBD Aceh Besar, Polri, TNI, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bergerak menuju ke lokasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut.

Baca: Kisah Cinta Sehidup Semati, Kakek dan Nenek Ini Meninggal dalam Waktu Hampir Bersamaan

Baca: Gadis Cantik Lulusan IPB Dibunuh, Ini yang Dilakukan Pelaku Dalam Angkutan, Berikut Kronologinya

Baca: Agar Bisa Kabur dari Penjara, Bandar Narkoba Ini Menyamar Jadi Anak Gadisnya, Akhirnya Ketahuan

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, petugas pemadam kebakaran di pos Sibreh yang mendapat laporan kebakaran di atas perbukitan tersebut pada Senin (5/8/2019) sore langsung mengecek dan bergerak menuju ke lokasi.

Tapi, mobil pemadam kebakaran BPBD Aceh Besar, tidak mampu menerobos dan mendekati ke lokasi, sehingga untuk bisa mencapai ke lokasi titik api, petugas harus berjalan kaki yang butuh waktu sekitar 2 jam.

Karena itu, sepanjang, Senin (5/8/2019) malam, petugas hanya bisa melakukan pemantauan rumput ilalang yang terbakar di atas perbukitan tersebut.

Baca: 4.000-an Pasutri di Gayo Lues Terkesan Masih Bodong, Penyebabnya Terungkap

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengatakan lokasi kebakaran lahan di atas perbukitan yang menghubungkan dua kecamatan itu jauh dari permukiman warga.

Tapi, untuk proses pemadaman harus tetap dilakukan dan menjadi prioritas petugas, kata Farhan.

Sehingga tadi pagi, Selasa (6/8/2019) tim gabungan BPBD Aceh Besar, Polri, TNI, dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) sebelum bergerak dari titik awal di Polsek Suka Makmur.

Baca: Istri Diperkosa Ramai-ramai Oleh Temannya, Ini Penyebab Suami Membiarkannya

Petugas gabungan menggelar apel terlebih dahulu untuk koordinasi dan kelancaran saat proses pemadaman dilakukan.

Selanjutnya tim bergerak menuju ke lokasi dengan membawa serta perlengkapan untuk pemadaman yang akan dilakukan.

“Petugas gabungan bergerak menggunakan sejumlah mobil dan truk dinas serta sepeda motor. Tapi, sampai di kaki gunung, jalur tidak dapat ditembusi kendaraan, sehingga petugas bergerak menuju ke lokasi dengan berjalan kaki,” sebut Farhan.

Baca: Gagal Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota di Meksiko Didandani Seperti Perempuan dan Diarak

Medan yang sulit dan terjal sehingga menyulitkan petugas yang dilaporkan baru tiba di lokasi mendekati titik kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB.

“Dari amatan, api masih terpantau membakar hutan dan area pegunungan tersebut. Kebakaran di atas perbukitan tersebut, ada dugaan dibakar untuk pembukaan lahan.

Sejauh ini petugas terus melakukan pemantauan dan tengah mencari cara untuk bisa mendekati lokasi supaya bisa dilakukan proses pemadaman,” tambah petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Iqbal,(*)

Baca: Bupati di Papua Minta Pemerintah Tarik TNI/Polri dari Nduga, Begini Tanggapan TNI/Polri

Baca: Terdakwa Kasus Calo CPNS Minta Jaksa juga Seret Mantan Pejabat BP-SPAMS Aceh ke Pengadilan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved