Breaking News:

Idul Adha 1440 H

Khatib Idul Adha: Masyarakat Aceh Sendiri yang Nyinyir terhadap Pelaksanaan Syariat Islam

Ketika ada pemimpin yang mencoba menjalankan norma atau aturan-aturan yang sesuai dengan pelaksanaan syariat Islam, justru masyarakat Aceh yang sibuk.

Penulis: Subur Dani | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Ustaz Masrul Aidi menjadi khatib Idul Adha 1440 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (11/8/2019). 

Khatib Idul Adha: Masyarakat Aceh Sendiri yang Nyinyir Dengan Pelaksanaan Syariat Islam

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Cot Keu Eung, Aceh Besar, Ustaz Masrul Aidi menyampaikan beberapa nasihat dalam khutbah Idul Adha 1440 Hijriyah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (11/8/2019).

Bertindak sebagai khatib, Ustaz Masrul Aidi menyampaikan khutbah siangkatnya dengan judul “Idul Adha Momentum Tarbiyah Membentuk Pribadi Taat, Ikhlas, dan Peduli".

Di paruh akhir khutbahnya, putra Abu Madinah ini menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Menurutnya, sejarah penyebaran Islam di Aceh tak kalah dengan sejarah Islam di dunia.

Dalam hal kepahlawanan, Aceh juga menjadi salah satu wilayah di Nusantara yang berhasil mengukir sejarah apik.

"Kita punya sejarah panjang dalam kepahlawanan dalam mengusir penjajah," katanya.

Baca: FOTO-FOTO : Bandara Sultan Iskandar Muda Terhenti Sejenak Saat Shalat Idul Adha

Baca: Idul Adha 1440 H - Ini 50 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha dalam Bahasa Indonesia dan Inggris

Baca: Idul Adha 1440 H - Ini 6 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Id

Hari ini, ketika Aceh sudah bersatu dalam bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Aceh juga diberi hak istimewa untuk menjalankan syariat Islam secara kaffah.

"Tapi ternyata kita yang tidak siap (menjalankannya)," ungkapnya.

Ustaz Masrul Aidi mencontohkan, ketika ada pemimpin-pemimpin yang mencoba menjalankan norma atau aturan-aturan yang sesuai dengan pelaksanaan syariat Islam, justru masyarakat Aceh sendiri yang sibuk.

"Ketika ada keinginan-keinginan baik dari pemimpin untuk melaksanakan syariat Islam, justru yang paling latah dan nyinyir, kita yang dari Acehnya," kata Ustaz Masrul Aidi.

Padahal katanya, orang di luar Aceh sudah siap beradaptasi dengan norma yang dijalankan di Aceh tapi orang Aceh tidak siap berkompromi.

Ustaz Masrul Aidi mencontohkan soal imbauan Bupati Aceh Besar untuk menghentikan aktivitas Bandara Sultan Iskandar Muda saat pelaksanaan Shalat Idul Adha.

"Padahal itu adalah keistimewaan kita Aceh. Jangan membayangkan berhenti beroperasi penerbangan sementara di Aceh akan mengganggu rute internasional. Tidak," katanya.

Menurutnya, betapa indahnya ketika seluruh pegawai bandara salat Idul Adha berjamaah di bandara, suatu yang belum pernah mereka lakukan dalam beberapa tahun ini. "Harusnya kita mendukung bukan mencemooh," kata Masrul Aidi.

Masrul Aidi justru memuji sikap Bupati Aceh Besar yang meminta maskapai memberhentikan penerbangan setengah hari di hari raya Idul Adha dan Idul Fitri.

Menurutnya, apa yang dilakukan Bupati Aceh Besar, merupakan salah satu sikap pemimpin yang patut dicontoh. Masrul menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang mencemooh permintaan bupati tersebut.(*)

BACA JUGA BERITA POPULER

Baca: Arti Mimpi Naik Haji, Sering Dihubungkan Sebagai Pertanda Kemuliaan!

Baca: VIRAL – Kesal Dipanggil Terus dan Tak Mau Mengantre, Kasir ini Lempar Emak-emak Pakai Papan

Baca: Fakta Satu Keluarga Cabuli Gadis 18 Tahun Ratusan Kali, Ayah dan kakak Dituntut 20 Tahun Penjara

Baca: Kecewa Ditipu Nenek-nenek, Yusuf Berhasil VC dengan Pemilik Foto Asli: Masyaallah Cantik Luar Biasa

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved