Narkoba

Petani di Abdya Ini Diciduk Polisi, Simpan Sabu dalam Kandang Ayam

Yong Rayek ditangkap saat melintas di depan Rumah Sakit Ukum Teungku Peukan.

Petani di Abdya Ini Diciduk Polisi, Simpan Sabu dalam Kandang Ayam
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Tim opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Barat Daya menangkap seorang pengedar narkoba berinisial R (55) alias Yong Rayek 

Laporan Rahmat Saputra I Acrh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Tim opsnal Satresnarkoba Polres Aceh Barat Daya menangkap seorang pengedar narkoba berinisial R (55) alias Yong Rayek, warga di Kecamatan Kuala Batee, Minggu (11/7/2019) malam.

Pria yang bekerja sebagai petani itu, kedapatan memiliki sabu seberat 1,77 gram.

Yong Rayek ditangkap saat melintas di depan Rumah Sakit Ukum Teungku Peukan.

Sebelum ditangkap, bahwa Yong Rayek sejak beberapa hari sudah menjadi 'target', pasca personel Opsnal Satnarkoba mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sering melakukan transaksi jual beli narkoba.

Berdasarkan informasi itu, Wakapolres meminta tim melakukan pengintaian terhadap Yong Rayek.

Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori SIK melalui Wakapolres Abdya, Kompol Ahzan SIK MSM membenarkan bahwa tim Opsnal menangkap salah seorang pengedar sabu.

"Saat disergap dan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya itu," ujar Kompol Ahzan MSM.

Baca: Ini Nama-nama 25 Anggota DPRK Aceh Singkil Hasil Pemilu 2019, Golkar Kuasai Kursi Terbanyak

Baca: TKW Disiksa Majikan di Arab Saudi Hingga Dapat 20 Jahitan, Sang Anak: Pak Jokowi, Pulangkan Ibu Saya

Baca: Sapi Kurban Lepas Seruduk Jamaah Shalat Idul Adha, Jemaah Panik dan Berhamburan

Bahkan, kata Kompol Ahzan, barang haram itu disimpan pelaku di kandang ayam miliknya yang dibalut dengan kertas koran.

"Saat dicek, tim menemukan BB sebanyak 2 bungkus yang dibungkus dengan plastik bening dibalut dengan kertas koran yang disimpan pelaku di kandang ayam miliknya," sebutnya.

Setelah mendapatkan barang bukti itu, lanjutnya, tersangka bersama barang bukti (BB) dan uang Rp 1,5 juta diamankan pihak Satresnarkoba Polres Abdya guna menjalani proses penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Pelaku terancam dikenakan Pasal 112 dari UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana Penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama12 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 Miliar.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved