Bocah 4 Tahun Bawa Pulang Bom karena Dikira Mainan, Meledak Saat Ditunjukkan Kepada Keluarganya

Ali menunjukkan 'mainan' tersebut kepada saudara-saudarnya saat keluargany sedang duduk bersama untuk sarapan.

Bocah 4 Tahun Bawa Pulang Bom karena Dikira Mainan, Meledak Saat Ditunjukkan Kepada Keluarganya
Tribunnews.com
ILUSTRASI bom rakitan dengan "timer" 

"Mereka mencoba mengambilnya, tapi meledak. Dia meninggal di tempat," kata Qayyum menambahkan.

Dua anak Qayyum juga menjadi korban dan saat ini kritis di rumah sakit.

Pihak militer Pakistan mengatakan perangkat tersebut adalah cluster bomb atau bom tandan; senjata yang melepaskan banyak bom kecil yang dapat melukai atau membunuh dalam jangkauan luas.

Bom tandan U.S Air Force

Baca: Kuasa Hukum Irwandi Yusuf mengaku Sudah Dengar Putusan Banding, Tapi belum Terima Salinan Putusan

 

Bom jenis tersebut sudah dilarang untuk digunakan dalam peperangan berdasarkan Konverensi Jenewa.

Sementara pemerintah dan tentara India membantah tuduhan telah menggunakan bom tersebut.

Sebuah kawah kecil terbentuk di lantai beton, menandai tempat Ali berdiri ketika bom itu meledak.

Bagian dari bom juga menghantam rumah di sebelahnya dan menyebabkan lubang besar di atap.

Beruntung tak ada korban dari rumah tetangga.

Militer Pakistan mengatakan mereka telah membersihkan sejumlah perangkat yang belum meledak dari daerah tersebut.

Artikel ini telah tayang di suar.id dengan judul Dikira Mainan, Bocah 4 Tahun Membawa Pulang Sebuah Bom, Meledak Saat Ditunjukkan Kepada Keluarganya

Editor: Amirullah
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved