Inovasi

Dua Mahasiswa Teknik Unaya Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Dua mahasiswa Unaya, Kamalud Damairi dan Shahibul Fajar, berhasil menciptakan alat untuk mengubah sampah plastik menjadi BBM setara Pertalite.

Dua Mahasiswa Teknik Unaya Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
Hand-over dokumen pribadi
Dua mahasiswa Fakultas Teknik Unaya, Kamalud Damairi dan Shahibul Fajar, melakukan konversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak yang diklaim setara Pertalite, pada Maret 2019. 

Laporan Taufik Hidayat | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Dua mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Abulyatama (Unaya), Kamalud Damairi dan Shahibul Fajar, berhasil menciptakan alat untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang diklaim setara Pertalite.

Kedua mahasiswa ini berkolaborasi mencari solusi atas persoalan sampah plastik yang telah menjadi ancaman lingkungan karena sifatnya yang tidak dapat terurai.

Karena organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), memperkirakan lebih dari 8 juta ton plastik mengalir ke lautan setiap tahunnya.

Dari semua plastik yang diproduksi selama 65 tahun terakhir (8,3 miliar ton), sekitar 12 persen telah dibakar dan hanya 9 persen yang telah didaur ulang. Sisanya 79 persen mencemari tanah dan lautan.

Hal itu menjadi ancaman yang sangat buruk terhadap lingkungan.

Bahkan World Economic Forum memperkirakan pada tahun 2050, lautan akan menampung lebih banyak sampah plastik daripada ikan, jika limbah plastik terus dibuang ke laut.

Hal inilah yang mendasari Kamalud Damairi dan Shahibul Fajar, melahirkan inovasi terbaru sebagai solusi mengurangi keberadaan plastik, dengan mengubah limbah plastik jenis HDPE (High Density Polyethylene) dan PP (PolyPropylene) menjadi bahan bakar yang bisa digunakan sebagai bahan baku campuran bensin atau bahan baku untuk bahan kimia lainnya. 

Kepada Serambinews.com, Shahibul Fajar mengatakan, untuk mengubah sampah plastik menjadi BBM, ia menciptakan reaktor pirolisis limbah plastik.

Reaktor pengolah limbah plastik ini nantinya akan menghasilkan uap yang dapat dimanfaaatkan untuk kebutuhan bahan bakar minyak dengan cara mengkonversi energi uap menjadi bahan bakar melalui sistem pirolisis.

Halaman
12
Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved