Info Haji 2019

Jamaah belum Dapat Jatah Makan, Petugas Haji tidak Memberikan Info

Sejauh ini, jamaah belum mendapat informasi penyebab tidak dilayani makan siang hari ketiga setelah Armuzna.

Jamaah belum Dapat Jatah Makan, Petugas Haji tidak Memberikan Info
SERAMBINEWS.COM/MOHD DIN
Suasana di salah satu tenda jamaah haji Aceh. 

Sebab, di lokasi Maktab Syisyah yang dihuni jamaaj Aceh tidak tersedia restoran.

Untuk mendapatkan restoran Turki dan India, jamaah haji harus jalan hampir satu kilometer ke arah Mina.

Untuk menyikapi tidak disuplai makanan 5 hari sebelumnya, jamaah terpaksa mencari cara.

Salah satu diantaranya membeli nasi sekaligus pagi hari utuk siang dan malam.

Baca: Seorang Lagi Jamaah Haji Aceh Meninggal, Total Sudah 6 Orang, Ini Data Lengkapnya

Baca: VIDEO - Jamaah Haji Aceh Terharu Terima Uang Wakaf dari Baitul Asyi di Makkah

Baca: Ini Calon Jamaah Haji Aceh Utara Termuda dan Tertua Tahun Ini

Sementara itu, harga nasi sarapan pagi, seminggu yang lalu dapat 3 hingga 4 Riyal, sekarang 5 Riyal. "Itu pun lauknya sekadar saja," jelas salah seorang kloter 7.

Bila ingin menambah lagi, biaya yang dikeluarkan jamaah cukup besar.

Lalu, cara lain untuk atasi ketidakadaan makan siang dan malam, ada jamaah yang masak dan ambil rantang dengan pihak lain.

Harga satu porsi katering dengan sepotong lauk dan sayur, jamaah harus bayar 10 hingga 12 Riyal.

Sulitnya mendapat makanan, secara medis, dapat mengganggu kesehatan jamaah.

Apalagi, jamaah Aceh masih 20 hari lebih tinggal di dua kota suci umat Islam, yaitu Mekkah dan Madinah. (*)

Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved