Breaking News:

Ricuh di DPR Aceh

Kapolresta Bantah Ada Pemukulan Terhadap Azhari Cage saat Demo di DPRA, Ini Kronologi Versi Polisi

Aksi saling dorong pun tak terhindari hingga ke Jalan Raya depan gedung DPRA, dalam aksi itulah Azhari Cagee dipukuli.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto saat menjumpai awak media usai menjumpai mahasiswa yang melancarakan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (10/4/2019). 

 Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto membantah adanya pemukulan terhadap Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage mesekipun yang bersangkutan sudah melapor ke Polda Aceh.

Kombes Trisno menjelaskan, saat itu kejadian di halamam gedung DPRA memang ricuh, karena mahasiswa yang ingin menaikkan bendera bulan bintang dicegah oleh polisi.

Sehingga terjadilah aksi saling tarik dan dorong, mulai dari halaman DPRA hingga ke jalan raya di depannya.

Kata Kapolresta, saat sedang aksi saling dorong itulah masuk Azhari Cage ke tengah kerumunan untuk melerai.

Sehingga Azhari Cage juga ikut terdorong oleh petugas.

"Saat itu terjadi aksi saling mendorong, jadi mungkin Pak Azhari Cage saat itu ada di situ, maka di situlah kenanya, namanya keadaan ricuh mungkin saja ada yang kena dorong, tidak ada polisi melakukan pemukulan,” ujar Kombes Pol.

Baca: Ini Kronologi Pemukulan Azhari Cage Saat Demo Bendera Aceh di DPRA, Sempat Bilang Jangan Pukul

Baca: Azhari Cagee Lapor ke Polda Mengaku Dipukul Aparat

Baca: Dipukuli Saat Aksi Demo, Anggota DPRA Azhari Cagee Lapor ke Polda Aceh

Terkait laporan Azhari ke Polda Aceh, kata Trisno, itu menjadi hak yang bersangkutan sebagai warga negara.

Ia menambahkan, kejadian berawal dari aksi mahasiswa yang menggelar demo di depan gedung DPRA.

Kapolresta menyebutkan aksi itu terjadi tanpa izin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved