Berita Banda Aceh

Warung Kopi Aceh Cut Zein, No TV, No Wifi, No PUBG

Makmun telah membuktikan bahwa cita rasa kopi Aceh tak pernah bisa dikalahkan oleh kecanggihan teknologi.

Warung Kopi Aceh Cut Zein, No TV, No Wifi, No PUBG
Kolase Serambinews.com/ZAINAL ARIFIN
Kolase foto suasana di warung kopi Cut Zein, Beurawe, Banda Aceh, Kamis (15/8/2019). 

Warung Kopi Aceh Cut Zein Menjadi Bukti Bahwa Cita Rasa Kopi Aceh tak Bisa Dikalahkan oleh Kecanggihan Teknologi

KOREKSI: Ada kesalahan tulis pada bagian sub judul "Markas Mujahidin DI/TII" dan kalimat yang menyebut Cut Zein sebagai laskar Mujahidin Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). Menurut pihak keluarga, Cut Zein bukan bagian dari laskar Mujahidin DI/TII, tapi laskar Mujahidin ketika Belanda dan sekutu mau masuk kembali ke Aceh. Mohon maaf atas kesalahan ini. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Budaya minum kopi memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan rakyat Aceh.

Tradisi ini telah berlangsung turun temurun, sejak zaman kerajaan hingga masa sekarang.

Sejak zaman dahulu, Aceh telah terkenal sebagai surganya para penikmat kopi.

Di Aceh, tradisi minum kopi ini tak pernah lekang ditelan zaman.

Para pemilik dan pengelola kedai kopi pun terus berinovasi, mulai dari menyediakan beragam jenis sajian kopi, memperbaharui dekorasi kedai kopi, hingga yang terakhir menyediakan wifi yang memancarkan layanan internet gratis.

Di antara semua itu, layanan wifi dan televisi menjadi paling mutlak bagi kedai kopi di era serba canggih ini.

Karenanya, hampir semua warung kopi di Aceh, mulai dari kota hingga pelosok desa, melengkapi diri dengan layanan wifi.

Muncul anggapan, jika tidak ada wifi, warung pun menjadi sepi.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved