Breaking News:

HUT Ke 74 RI

Masih Ingat Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Faisal? Ternyata Dua dari Tiga Pelaku Dapat Remisi

Faisal ditembak tiga kali dengan Pistol Revolver miliknya setelah dikeroyok tujuh pria bajak laut di kawasan Pantai Desa Bantayan Kecamatan Seunuddon,

SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Tiga terdakwa kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal mendengar materi amar putusan di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Selasa (26/3/2019) sore. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Masih ingat dengan kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal personel Reskrim Polres Aceh Utara yang terjadi setahun lalu atau persisnya pada Minggu (25/8/2019) malam?

Faisal ditembak tiga kali dengan Pistol Revolver miliknya setelah dikeroyok tujuh pria bajak laut di kawasan Pantai Desa Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Dua dari tujuh pelaku sudah tewas, Zulkifli (33) pimpinan komplotan bajak laut asal Desa Rantau Panjang  Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur.

Ia melawan saat penangkapan sehingga terpaksa ditembak. Lalu Samsul alias Manchu (28) warga Meunasah Asan Kecamatan Madat, Aceh Timur, meninggal di RSU Cut Meutia Aceh Utara.

Lalu, dua lagi yang sudah masuk DPO, yaitu Susiadi alias Adi (28) warga Kecamatan Rantau Selamat Aceh Timur dan Tarmizi alias Dek Gam (25) warga Kecamatan Peureulak Aceh Timur. Keduanya sampai sekarang masih kabur.

Sedangkan tiga lagi yang berhasil ditangkap sudah menjalani hukuman di Rutan Lhoksukon setelah divonis majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon pada 26 Maret 2019.

Masing-masing, Muktarmidi Alias Tar alias Midi alias Jenggot  (31) warga Desa Pulo U Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara dihukum 13 tahun penjara.

Baca: Polda Aceh Sebut Adi Reboen Komplotan Penembak Bripka Anumerta Faisal Berjulukan Setan Botak

Baca: Terkait Tewasnya Aldi Rebon Terduga Penembak Bripka Anumerta Faisal, Ini Penjelasan Polda Aceh

Baca: Tiga Terdakwa Pembunuh Bripka Faisal Divonis 37 Tahun

Baca: Tiga Terdakwa Pembunuh Bripka Faisal Divonis, Jenggot 13 Tahun, Arep dan Wen Masing-masing 12 Tahun

Baca: Polisi Sebar Foto DPO Pembunuh Bripka Faisal

Lalu, M Arief Munandar alias Arep (19) warga Desa Sungai Pawoh Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, dan Darwin alias Wen (32) warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Rantau Selamat Aceh Timur, dihukum masing-masing 12 tahun penjara.

Dua dari tiga yang sudah divonis hakim mendapatkan remisi umum pada momen HUT ke-74 RI masing-masing satu bulan.

Sedangkan M Arief Munandar alias Arep sudah kabur pada 16 Juni 2019, bersama 72 napi dan tahanan lainnya.

Sampai sekarang Arief tidak diketahui keberadaannya.

“Napi yang terlibat dalam kasus pembunuhan hanya dua, Muktar Midi dan Darwin. Keduanya mendapat remisi satu bulan,” ujar Plt Kepala Cabang Rutan Lhoksukon Ramli kepada Serambinews.com.

Napi yang baru pertama kali diusulkan remisi itu mendapatkan pengurangan hukuman satu bulan.

Sedangkan yang kedua kalinya bervariasi. (*) 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved