Breaking News:

Seorang Napi Lapas Bireuen Bebas, Satu Hari Setelah Hari Kemerdekaan RI

Dari 444 warga binaan (Napi dan Tahanan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Bireuen, seorang Napi bebas pada Minggu (18/8/2019)...

Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Muhammad Reza, mantan napi Lapas Kelas IIB Bireuen bebas dari lembaga pemasyarakatan, Minggu (18/8/2019). 

Seorang Napi Lapas Bireuen Bebas, Satu Hari Setelah Hari Kemerdekaan RI

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Dari 444 warga binaan (Napi dan Tahanan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Bireuen, seorang Napi bebas pada Minggu (18/8/2019).

Napi yang hari ini sudah bisa menghirup udara segar satu hari setelah Hari Kemerdekaan RI itu, atas nama Muhammad Reza, warga Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Ia mendekam dalam Hotel Prodeo karena tersangkut kasus Undang-Undang Informasi Teknologi Elektronik (ITE).

Kepala Lapas Kelas 2B Bireuen, Sofyan kepada Serambinews.com, Minggu (18/8/2019) mengatakan, dari 444 warga binaan Lapas Bireuen, sebanyak 243 napi mendapat remisi Hari Kemerdekaan RI.

"Dari 243 yang mendapat remisi itu, seorang diantaranya yaitu M Reza bebas sehari setelah Hari Kemerdekaan yaitu 18 Agustus 2019," sebutnya.

Palosta dan Poltas Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai

Karyawati SPBU Cot Gapu Pakai Kebaya dan Berdandan Cantik, Meriahkan Hari Kemerdekaan

Hujan Disertai Petir Menyambar Landa Subulussalam, Warga Ketakutan Karena Sering Jatuh Korban

Kata Sofyan, M Reza bebas setelah mendapat remisi satu bulan.

"Alhamdulillah tahun ini banyak warga binaan yang mendapat remisi pada 17 Agustus," sebut Sofyan.

Diterangkannya, mereka yang mendapat remisi itu, merupakan napi yang menjalani hukuman diatas lima tahun.

Mayoritas mereka yang mendapat remisi itu merupakan napi kasus narkotika dan kasus-kasus lainnya.

"Mereka mendapat remisi paling rendah satu bulan dan paling tinggi enam bulan," pungkas Sofyan.

Sementara itu, M Reza yang dihubungi Serambinews.com secara terpisah mengatakan, dirinya menjalani hukuman selama delapan bulan penjara.

"Alhamdulillah saya sudah bisa berkumpul bersama keluarga dan teman-teman lagi," ujar Reza.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved