Hukum

Ibunda Pemuda Abdya Yang Hancurkan Patung Berhala di Malaysia Mengadu ke YARA

Sementara Safaruddin mengatakan, pihaknya tidak bisa secara langsung memberi bantuan hukum kepada Hendri karena Hendri ditahan di Malaysia.

Ibunda Pemuda Abdya Yang Hancurkan Patung Berhala di Malaysia Mengadu ke YARA
SERAMBINEWS.COM/ MASRIZAL
Keluarga Hendri, Jusnaida (50) dan Dodi (28), warga Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya bertemu dengan Ketua YARA, Safaruddin SH di Kantor YARA, Banda Aceh, Kamis (22/8/2019). 

Sementara Safaruddin mengatakan, pihaknya tidak bisa secara langsung memberi bantuan hukum kepada Hendri karena Hendri ditahan di Malaysia.

Laporan Masrizal I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Keluarga Hendri (25), pemuda asal Aceh Barat Daya (Abdya) yang menghancurkan sejumlah patung di Malaysia mendatangi Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) di Banda Aceh, Kamis (22/8/2019). 

Mereka ingin meminta bantuan hukum untuk Hendri yang kini sudah ditahan oleh polisi Malaysia.

Mereka yang mendatangi YARA adalah ibu dan abang Hendri, Jusnaida (50) dan Dodi (28), warga Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Abdya.

Baca: Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan, Prada DP Menangis di Ruang Sidang

Kehadiran Jusnaida disambut oleh Ketua YARA, Safaruddin SH.

Kepada Safaruddin, Jusnaida meminta bantuan agar memberi pendampingan hukum untuk anaknya di Malaysia.

Dia mengaku, tidak tahu harus mengadu kemana lagi untuk meminta bantuan. 

Jusnaida berharap, pemerintah Indonesia memberikan bantuan hukum kepada Hendri.

Di Kantor YARA, perempuan itu juga memanjatkan doa agar ada pihak-pihak yang membantunya. 

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved