Berita Abdya

Ratusan Ibu-ibu Dari Adan, Tangan-Tangan 'Geruduk' Polres Abdya, Minta Suaminya Dipulangkan

Kedatangan kaum ibu dari Desa Adan,Tangan-Tangan itu guna meminta dipulangkan tiga warga yang diamankan karena terbukti membawa kayu tanpa dokumen.

Ratusan Ibu-ibu Dari Adan, Tangan-Tangan 'Geruduk' Polres Abdya, Minta Suaminya Dipulangkan
SERAMBINEWS.COM/ ZAINUN YUSUF
Ratusan kaum ibu dari Desa Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya) berdelegasi ke Polres setempat, Kamis (22/8/2019) siang. 

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK dihubungi Serambinews.com menjelaskan, kedatangan kaum ibu dari Desa Adan, Tangan-Tangan itu guna meminta dipulangkan tiga warga yang diamankan karena terbukti membawa kayu tanpa dokumen atau kayu hasil illegal loging.

Laporan Zainun Yusuf|Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Ratusan ibu-ibu dari Desa Adan, Kecamatan Tangan-Tangan, mendatangi Mapolres Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (22/8/2019) siang.

Mereka tiba di Mapolres di Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya, sekira pukul 10.45 WIB dengan menumpang lima unit kendaraan roda empat bak terbuka.

Kendaraan tersebut mengantar warga sampai batas sebuah tikungan  berjarak sekitar 100 meter dari Mapolres Abdya.

Lalu, ratusan ibu-ibu berjalan kaki masuk melalui pintu gerbang untuk kemudian mereka berkumpul di bawah pohon aru di halaman Mapolres.

Beberapa di antara mereka melapor pada petugas piket jaga.

"Kami datang kemari (Polres) untuk minta dilepas ayah dari anak saya setelah ditangkap polisi karena membawa kayu dengan becak," kata Mega (23) kepada Serambinews.com di lokasi.

Ibu muda dari dua anak yang masih kecil ini mengaku suaminya, Agusman (27) ditangkap polisi Rabu (21/8/2019) subuh, karena membawa kayu bahan boat ikan di kawasan Susoh.

"Padahal suami saya hanya mengambil upah mengangkut kayu dengan becak mesin," kata Mega didampingi dua anak laki-laki yang masih kecil.

Baca: Aura Kasih Geram Disebut Artis Pabrik Susu, Yan Widjaya Ngaku Khilaf

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved