Konflik Satwa

Dua Kawanan Gajah Berkeliaran di Permukiman, FFI Ingatkan Potensi Konflik Satwa di Musim Panen Padi

NGO Fauna&Flora; International (FFI) Aceh mengingatkan potensi konflik satwa gajah yang bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan di Pidie.

Dua Kawanan Gajah Berkeliaran di Permukiman, FFI Ingatkan Potensi Konflik Satwa di Musim Panen Padi
Media Sosial
Kolase foto gajah liar mengejar warga Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie, Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 17.35 WIB. 

Laporan Taufik Hidayat | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – NGO Fauna&Flora International (FFI) Aceh mengingatkan potensi konflik satwa gajah yang bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan di Kabupaten Pidie.

Mengingat saat ini kawanan gajah sebanyak 50-an ekor yang terbagi dalam dua kelompok, masih berkeliaran di permukiman warga sekitar Geumpang, Tangse, Mane, dan Keumala.

Staf FFI Aceh, Dedi Kiswayadi, mengatakan dua kawanan gajah yang masing-masing kelompok terdiri dari 20-an ekor gajah, saat ini terdeteksi berada 1-2 Km dari desa terdekat di Mukim Beungga, Pidie.

“Sedangkan satu kelompok lagi, saat ini berada di wilayah antara Gampong Teurucut dan Mane, menunggu waktu yang tepat untuk menggasak padi di kawasan itu,” kata Dedi, Kamis (22/8/2019).

Laporan terbaru diterima FFI Aceh, pada 15 Agustus 2019 lalu, kawanan yang juga terdiri dari 20-an gajah liar ini menggasak padi di areal sawah seluas kurang lebih 1 hektare di Gampong Teurucut.

Saat itu, pemilik sawah bersama warga bisa dengan cepat menghalaunya. Namun kawanan gajah itu diduga masih berkeliaran tak jauh di Gampong Teurucut, Mane, dan sekitarnya.

Baca: Kawanan Gajah Terus Merusak Kebun Warga, Warga Minta Pemerintah Ambil Tindakan

Baca: Seekor Gajah di Aceh Timur Terluka Parah Terkena Jerat Tali

Baca: VIDEO - Kelahiran Yuyun, CRU Alue Kuyun Kini Miliki 5 Ekor Gajah

Baca: Kawanan Gajah Liar Teror Warga Blang Lango

Menurut amatan FFI Aceh dalam beberapa tahun terakhir, saat memasuki masa menjelang panen padi seperti saat ini, kawanan gajah tersebut akan keluar dari hutan melalui celah bukit di kawasan Keumala Dalam, untuk mencari pakan --khususnya padi yang baru berbulir-- di permukiman warga.

Kawanan gajah itu akan menggasak padi mulai dari kawasan Gampong Mane dan Teurucut di Kecamatan Mane.

Kemudian ke Gampong Bangkeh, Pulo Loih, Pucok, Leupue di Kecamatan Geumpang. Selanjutnya kembali ke wilayah Kecamatan Mane, melalui Gampong Blang Dalam, Leutueng, dan Gampong Mane.

Halaman
123
Penulis: Taufik Hidayat
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved