Dalam Secangkir Kopi, Ada Proses Panjang Perjalanan Biji Kopi

CEO Trans Continent, Ismail Rasyid menyebutkan dalam secangkir kopi yang diminum, terdapat proses panjang yang dilalui biji-biji kopi....

Dalam Secangkir Kopi, Ada Proses Panjang Perjalanan Biji Kopi
For Serambinews.com
Pertunjukan Ekspedisi Kopi Gayo Trans Sumatra-Jawa di The Atjeh Connection Jakarta, Jumat (23/8/2019) 

Dalam Secangkir Kopi Ada Proses Panjang Perjalanan Biji Kopi

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA - CEO Trans Continent, Ismail Rasyid menyebutkan dalam secangkir kopi yang diminum, terdapat proses panjang yang dilalui biji-biji kopi, melibatkan pemetik biji kopi, petani kopi, agen kopi, pengiriman kopi dari kebun kopi hingga diekspor dengan kontainer ke luar negeri.

Hal itu disampaikan Ismail Rasyid – pemilik perusahaan pengiriman alat-alat berat, kimia seperti sianida,  alat peledak dan lain-lain – seusai menyaksikan pertunjukan  Ekspedisi Seni Kopi Gayo Ngopi Ngopi Bareng Seniman yang digelar di kafe dan restoran Atjeh Connection, Sarinah, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

CEO Trans Continent Ismail Rasyid memuji kegiatan   Ismail berharap, kegiatan serupa bisa mengusung tema dari daerah lain produksi kopi agar warga ibu kota mengerti dan paham prosesi kopi dari dipetik hingga hadir di secangkir kopi.

Pelatih Tetap Pastikan Persiraja akan Bermain dengan Gaya Keras

Kerap Buat Status Facebook Menghujat Presiden, Oknum ASN Pemkab Aceh Tengah Diperiksa Polisi

Yuk Intip Pameran Perhiasan di Hermes Palace, Ada Berlian dengan Harga Ratusan Juta Rupiah

“Ini kolaborasi unik dan elegan yang dilakukan oleh pemilik Atjeh Connection Faisal Amir sebagai pengusaha dengan Fikar W Eda sebagai insinyur pertanian, budayawan sekaligus jurnalis dalam mempromosikan dan pemasaran kopi Aceh serta secara simultan pagelaran budaya Aceh serta kuliner yang dilaksanakan di The Atjeh Connection di Sarinah,” jelas Ismail.

Ia menyatakan  kagum dengan narasi matra-matra kopi yang dilafalkan ketika menanam pohon kopi oleh petani kopi. 

“Narasi-narasi ini menarik  diketahui. Pasti lain daerah lain lagi budaya menanam kopi termasuk minum kopi,” ungkap Ismail yang mendukung kegiatan selama 2 jam ini dan berlanjut ke pertemuan seniman  di Solo pada 1 September mendatang.

Pencarian Hari Kedua, Jenazah Korban Tenggelam di Tapaktuan Belum Juga Ditemukan, Ini Kendalanya

Napi yang Dua Kali Ditembak Karena Hunus Pedang saat Ditangkap, Jadi Tersangka Lagi

Jadwal Semifinal Badminton World Championships 2019 - Siapa ke Final? Ahsan/Hendra atau Fajar/Rian

Acara ini diawali merapatnya bus PMTOH di depan Gedung Sarinah dengan menurunkan seniman dari Gayo yang dipimpin oleh Fikar W Eda sambil menabuh canang dan menampilkan tarian Guel, menyematkan kain adat ulen-ulen kepada Amir Faisal didampingi  Direktur Utama (Dirut) Sarinah I Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa, Direktur Bisnis Ritel Sarinah Lies Permana Sarii, Wagub Aceh  Muhammad Nazar (2007-2012), Anita Faisal dan lain-lain.  

Acara ini menampilkan proses menggoseng, menumbuk dan menampi kopi hingga disajikan dalam kemasan  Sengkewe (acara minum kopi khas Gayo). Tampil juga  pelukis kopi Teddy Arte yang melukis menggunakan cat dari seduhan kopi.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved